Hari menjadi salah satu anggota BIN lapangan membuat Rafif benar-benar dihormati seluruh petugas. Lelaki yang mengenakan jas hitam formal itu tampak melenggang santai sembari mengalungkan tanda pengenalnya dengan sesekali menunduk ke arah petugas lain yang menyapa.
“Rafif!”
Seseorang tampak memanggil dengan sedikit keras membuat lelaki tampan itu pun menghentikan langkah, lalu membalikkan tubuh menatap seorang gadis berlari bersamaan tanda pengenal yang melingkar indah berayun-ayun cukup kencang. Sampai sang pemiliknya memutar ke belakang agar tidak menghalangi pandanganmya.
“Zyrach? Bukannya lo ada di tugas di bagian database?” tanya Rafif bingung sekaligus tidak percaya.
“Enggak, gue minta pindah!” jawab Zyrach bersemangat.
Akhirnya, keduanya pun melangkah bersamaan menuju ruangan y