Drap.. drap.. drap! Brak! suara langkag kaki nyentak nyentak Dora langsung menutup pintu kamar nya dengan kencang.
"Hiks.. hiks! enak saja! mengapa ibu menghukum ku! aku bukan lah kak Evan yang sama sekali tidak membutuh kan teman! aku adalah Dora! aku ingin memiliki teman! aku tau aku memang salah, tapi aku tak suka jika ibu membanding banding kan aku dengan kak Evan!" gumaman Dora sembarti menangis di balik selimut kamar nya itu.
1 minggu pun berlalu semenjak masa penghukuman Dora, Dora mulai belajar sampai kelas balet nya di adakan di rumah, semenjak saat itu Dora tidak pernah mengajak berbicara siapa pun Raiyen Lilia bahkan ia mengabai kan Evan jika ingin mengajak nya berbicara.
Dan Dora pun sempat sesekali tidak ingin makan bahkan sampai melarang pelayan rumah untuk tidak memberi