Di kediaman RL Qin tepat di ruang keluarga.
"Loh.. Davit dan Evan? kalian datang bersama? dimana Raiyen? tadi ia bilang bukan kah ingin menemui mu Davit." ujar Lilia yang tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.
"Bagaimana ini aku harus menjawab apa? Lilia tak boleh mengetahui nya.. namun aku tidak bisa berkata bohong di depan nya." fikiran cemas Davit.
Tap.. tap.. tap suara langkah kaki Raiyen yang sedang menggendong Dora dengan Andreh yang mengikuti nya dari belakang.
"Kau mencari ku? aku sedang menjemput Dora dan aku sudah mengatakan untuk Davit datang ke rumah, ini seperti nya Dora tertidur saat perjalanan." ujar Raiyen sembari memberi kan Dora ke peluk kan Lilia.
"Hah.. untung lah Raiyen!" gumaman lega Davit.
"Untung ada ayah jika tidak.. entah apa yang di kata kan paman jujur