Zreesss!.. zressss! jederrr! suara hujan dan kilat tan petir di atas kepala Danil yang berada di gedung tinggi Xxx itu.
Danil "Kata kan apa mau mu Rezom!" ujar nya yang terlihat basah kuyup karena terkena hujan tetapi tetap memegang bhoneka beruang ungu itu.
"Singkat saja Danil, aku hanya membutuh kan nyawa mu, sesuai dengan tawaran ku waktu itu, jika saja kau tak menolak nya mungkin aku tak melaku kan segala cara untuk menjatuh kan mu seperti sekarang!" ujar Rara sembari mengeluar kan sebuah cek yang berisi 2 triliun itu.
Danil "Cek itu! jadi kau selama ini dalang di balik ke bangkrutan ku dan hilang nya cek itu! dasar wanita tak mempunyai hati! kau licik bagai kan ular!" ujar kesal nya.
"Seterah lah kau mau mengatai ku apa.. omongan orang yang sedikit lagi akan mati toh nggak ada gun