"Balik dulu ya, Bro. Tuh, anak kalau bikin loe pusing kirim aja ke jalur Gaza. Biar dia jadi reporter disana. Hahaha," canda Satrio sambil menjalankan mobilnya keluar halaman.
"Yeee, enak saja. Emang gampang jadi reporter perang. Bisa mati berdiri gue liat perang roket beneran," gumam Ardian. Rendra pun hanya menggelengkan kepala beberapa kali sambil menahan tawanya. Emang kalau lagi bareng teman-temannya, ia selalu merasa terhibur. Tak sengaja Rendra pun melihat kantong plastik yang dibawa Ardian.
"Tumben loe bawa oleh-oleh buat gue," sindir Rendra.
"Yeee. Ge-er. Ini buat Saskia tau," balas Ardian tanpa dosa. Ia pun berjalan masuk ke dalam rumah Rendra tanpa permisi. Meninggalkan sang pemilik rumah yang menatapnya aneh.
"Maksud Ardian apa?" gumamnya bingung. Kemudian Rendra pun segera