“Kok gue disini?” Stella terbangun dan menatap sekelilingnya dengan pandangan yang mengernyit seperti ia pernah berada di tempat itu sebelumnya.
“Stel.. lo ingat gue nggak?” tanya Sera langsung yang emang sedari tadi duduk di kursi nungguin Stella bangun.
“Lo kan orang yang gue temuin kemarin pagi? Oh gue ketiduran di rumah lo ya, maaf.. kalau gitu gue pulang dulu..”
Sera seperti merasakan sesuatu yang janggal, kenapa seakan obat buatannya itu tidak berfungsi? Lebih tidak ke mereaksikan apa apa?
“Lo tau nggak sih kalau kita telat cari jalan keluar untuk Xander, dia bisa mati sebentar la-“
“Gue udah ingat semuanya! Tadi gue cuma bercanda, ayo pergi!” seru Stella menarik tangan Sera.
“s****n lo! Gue kira usaha gue gagal..” Sera memasang wajah tidak senangnya, matanya