Tibalah hari di mana Rinka wisuda dan mengucap sumpah profesinya sebagai tenaga keperawatan lulusan universitas Johns Hopkins. Ditemani ayahnya yang turut hadir di acara wisuda, Ender sangat bangga pada putrinya yang lulus dengan predikat mahasiswa terbaik serta mendapat piagam pencapaian karena menyelamatkan nyawa pasien naratetama saat magang di JH Hospital.
Rektor mengundang Rinka naik ke atas podium untuk memberi sedikit kata-kata atas prestasi yang telah diraihnya. Dari atas panggung Rinka dapat melihat semua orang mengarahkan pandangan ke arahnya.
Keheningan yang tercipta serta ketegangan yang ia rasakan membuat Rinka seketika gugup, sampai akhirnya ia melihat senyum yang terulas di bibir ayahnya yang duduk di antara barisan orang tua.
Senyum yang mengantarkan keberanian dalam di