Satu tahun kemudian...
“Untuk masalah di perbatasan kerajaan Weisi aku serahkan pada Komandan Gao! Sudah cukup untuk hari ini.” Zhuo Zu berdiri dari singgasananya, lalu ia berjalan menuruni tangga. Melenggang pergi meninggalkan aula pemerintahan. Mengabaikan para abdinya yang memberi salam hormat.
“Yang Mulia, hamba sudah mengetahui siapa pelaku penjebakan untuk nona Ying Hua.” Kata Huo Ying begitu Zhuo Zu keluar ruangan.
Zhuo Zu menghentikan langkahnya. Ia berbalik memandang tangan kanan kepercayaannya. Keningnya sedikit mengkerut. Kedua tangannya yang tersimpan di punggung mengepal erat. Bibirnya terkatup rapat dengan rahang yang mengeras. Kedua hazelnya menyorot tajam penuh ancaman.
Zhuo Zu hendak melangkah menuju istana Harem, namun suara Huo Ying kembali mengintruksinya. Mem