Ming Yu mendengkus sinis melihat Ying Hua dari kejauhan. Sedangkan Xi Feng memasang wajah remeh memandang apa yang di lihat Ming Yu. Mereka berdua sama-sama berdiri bersandar di pohon, bersedekap dengan tatapan menilai pada Ying Hua.
"Huh, bukan pelayan pribadi katanya." Dengkus Ming Yu remeh.
"Dia bukan pelayan, calon istri." Sahut Xi Feng sinis.
Ming Yu terkekeh, "Kalau ilmuku lebih tinggi dari dia, sudah aku pastikan menendang bokongnya."
"Sayangnya?"
Raut Ming Yu berubah masam, "Sebelum ku tendang bokongnya, kepalaku yang lebih dulu terkena tendangan."
Xi Feng tertawa, membayangkan apa yang di ucapkan oleh ming Yu, "Kak Ying Hua bukan orang yang mudah di kalahkan. Menjalankan misi saja ia hanya terluka di beberapa misi yang terlalu berat. Hampir semua misi terlaksana dengan sempu