Setelah melewati waktu dua minhgu dan tepat hari ini mereka akan mengucapkan janji sehidup semati, di kediaman rumah liza, liza sedang di rias dan tak lama setalah itu mamanya datang menghampiri putri kecilnya. dilain tempat rangga sedang berdebar debar menunggu hari ini dan mengucapkan janji sucu mereka.
" sayang turutilah kelak suami mu dan jangan buat suami mu malu di luaran sana" ucap mama liza sambil menangis terharu karna putri kecilnya ternyata sudah dewasa dan bentar lagi bakal menikah.
"mama jangan nangis gitu dong walau liza bakal nikah liza tetap putri kecil mama" liza berucap sambil memeluk mamanya yang menangis dan ikut menangis.
"liza, mama cepatan karna rangga dan keluarganya sudah datang kok malah nagis sih" papa liza datang datang langsung memeluk istri dan putri kecil yang sekarang sudah dewasa dan akan menikah.
"liza walaupun kamu akan menikah papa akan menganggap kamu putri kecil papa" ucapan papa liza membuat liza mangkin menagis.
"hey anak papa tidak boleh menangis ya" " iya papa liza gak bakal menagis di hari ke bahagian liza" ucap liza.
setelah itu mereka turun untuk menghadap ke penghulu dimana rangga sudah duduk depan penghulu di mana rangga menatapnya dengan kekaguman.
"gimana semuanya sudah selesai" pak penghulu menanyakan prihal kesiapanya dan semua menyahut dan saling mengucapkan siap dengan ramai ramai, setelah itu suasana mendadak hening karna bentar lagi akan ada ijab khobul.
Rangga mengucapakan dengan lantang dan dengan satu tarikan napas membuat semua orang yang ada di dalam kompak mengucap kan SAH dan mereka sekarang sudah menjadi suami istri yang sah.
pak penghulu memberikan mereka bukuh nikah mereka dengan senyuman yang manis sambil mengucapan "selamat kalian sudah manjadi suami istri" dan rangga dan liza kompak menjawab "terimah kasih pak"
"sayang kamu sangat canti sekali" liza tersenyum dan merona karna gombalan suaminya itu.
"ayo sayang kita salami semua tamu undangan " " iya sayang ayo dan jangan lupa makan hehehe" jawab lisa sambil terkikik.
dan mereka melaksanakan salam dan menyapa seluruh keluarga dan sampailah di akhir acara dimana sebagaian tamu undangan sedah pulang.
"sayang kamu capek ya yaudah kita masuk kamar dan istirahat kan udah mau selesai acaranya" ujara rangga dan berpamitan ke orang tua mereka.
dan liza tidak berpikir mama dan mama mertuanya bebicara sperti itu yang mana membuat liza malu dan merona sedangkan rangga sudah tersemyum.
"liza buat kan mama dan mama mertua mu cucu sekarang juga ya dan awas jika tidak jadi" ujar mama liza yang mana ucapan mamanya yang frontal.
"mama malu ah bicara gitu di sini" ucap liza karna sudah malu terhadap tingkah mamanya dan mana yang membuat yang mendengar tertawa karna luza malu malu.
dan mereka masuk kemar dan bergantian membersihkan badan karna sudah lengket satu harian menyalami tamu undanga.
"sayang ayo kita buat cucu imut imut untuk orang tua kita apa lagi untuk mama mama kita" goda rangga karna istrinya sudah malu malu merona.
"apaan sih sayang kan malu" ucap liza karna malu.
dan selanjutnya tau lah ya kan sayang kejadian apa yang terjadi di atas ranjang mereka..
Jangan lupa Lovenya ya zayenk
Tetap jaga jarak dan kesehatan
Salam sayang El_Harahap