"Raymond," panggil Diana disela aktifitasnya.
Kini mereka tengah makan malam romantis ditepi kolam renang belakang mansion Raymond.
Suasana malam yang bertaburan bintang dan juga sejuknya angin yang bertiup pelan membuat romantisme mereka begitu terasa.
Ya, sejak seminggu lalu Raymond dan Diana kembali dari pulau itu. Baru kali ini mereka bisa bersama lagi, karena begitu pulang dari sana Raymond langsung terbang ke negeri tetangga untuk urusan bisnisnya.
"Ya, Sayang?" Menghentikan aktifitasnya dan meletakkan sendok makannya yang baru selesai dipakai.
"Ayahku akan segera kesini, kan?"
"Hem, lalu?"
"Kita tidak mungkin tinggal satu rumah seperti ini. Jika ayahku tahu maka-"
Ucapan Diana terpotong karena Raymond segera menyambarnya.
"Kau tenang saja, aku sudah menyiapkan satu