Sidang Tom berlangsung dalam beberapa tahap. Flak hadir hanya ketika dipanggil, duduk di ruang saksi, dan menjawab pertanyaan sesuai yang ia ketahui. Jaksa membuktikan bahwa Tom menyebarkan informasi yang membantu jaringan mengantisipasi pergerakan Chow. Mereka juga menunjukkan komunikasi dengan sejumlah perantara, tetapi tidak semua nama dapat ditautkan ke rencana serangan. Tom menyangkal memerintahkan kekerasan. Hakim menegaskan bahwa pengadilan akan menilai tindakan yang terbukti, bukan dugaan yang dibangun dari sejarah panjang permusuhan.
Idris memberi keterangan tentang jadwal yang ia bagikan dan koreksi yang ia kirim. Pengacara Tom menguji ingatannya mengenai waktu dan penerima. Ia mengakui ada bagian yang tidak ia ingat. Ketika ditanya siapa membayar orang yang ia kenali, ia menjawab ia tidak tahu. Pengakuan itu tidak menguatkan lebih dari yang memang ia lihat. Jaksa tidak memaksanya menyimpulkan afiliasi.
Kelly Burke mengawasi pertukaran dokumen antara FBI dan tim pengadilan. Satu catatan yang semula dikutip sebagai hubungan antara Pasha dan Tom ternyata hanya menunjukkan keduanya hadir dalam kegiatan yang sama pada waktu berbeda. Kelly meminta kutipan itu dicabut dari rangkuman dan menuliskan alasan koreksi. Penuntut setuju. Keputusan itu melemahkan salah satu narasi yang populer, tetapi menjaga berkas tetap jujur.
Pasha menghadapi proses terpisah atas bukti transaksi dan kesaksian yang berkaitan dengannya. Beberapa bukti mendukung keterlibatannya dalam penyediaan sumber daya, tetapi belum membuktikan semua tindakan yang dituduhkan. Al-Misri ditangani dalam perkara lain, dengan dokumen dan saksi tersendiri. Tarek menyerahkan catatan pertemuan serta menjawab pertanyaan resmi; tidak ada bukti yang mengaitkannya dengan pembayaran kepada perantara. Ia bukan saksi yang otomatis bersih dari kepentingan, namun kecurigaan saja tidak menjadikannya bagian dari kejahatan.
Tom akhirnya mengakui bahwa ia membantu menyebarkan informasi kepada orang-orang yang ingin mempermalukan dan melemahkan Chow. Ia tetap menyangkal mengetahui bahwa seseorang akan menyerang. Pengakuan itu memperkuat beberapa dakwaan terkait konspirasi dan pembocoran, tetapi hakim tidak menerimanya sebagai bukti bahwa Tom mengatur setiap unsur serangan. Keputusan dan hukuman hanya menyangkut tindakan yang dibuktikan di persidangan. Ia dijatuhi hukuman penjara, dengan hak banding yang dijelaskan terbuka.
Sebelum dibawa keluar, Tom menoleh ke arah Flak. Mereka tidak berbicara. Flak tidak mencari tatapan itu untuk menemukan penyesalan, dan Tom tidak diberi kesempatan menjadikan ruang sidang panggung untuk menyampaikan pembenaran. Ia keluar hidup-hidup, masih dapat mengajukan banding, dan harus menjalani proses hukum yang sama seperti terdakwa lain.
Di lorong, Flak menyampaikan keterangan yang diminta kepada jaksa. Ia mengatakan pengakuan Tom tidak menyelesaikan pertanyaan tentang laporan Suriah. Kelly setuju. Bukti perkara Chow tidak boleh digunakan untuk mengisi celah arsip lama.
Malamnya, Flak mengirim pesan kepada Kay bahwa sidang berlangsung lebih lama dari perkiraan. Ia memberi tahu bahwa ia sudah makan dan pulang naik mobil dinas. Kay menjawab bahwa ia baru selesai dari seminar dan akan pulang bersama rekan satu lab. Mereka bertukar kabar praktis, lalu berbicara sebentar tentang presentasi Kay. Tidak ada tuntutan agar salah satu menunggu yang lain sepanjang malam.
Keesokan paginya, Naya menutup papan kasus dengan status yang jelas. Dakwaan terhadap Tom menghasilkan putusan, tetapi beberapa tuduhan lain masih melalui proses. Jalur Pasha dan Al-Misri belum berakhir. Idris dihukum atas pengiriman informasi dan tetap memiliki hak mengajukan banding. Tarek tidak dituduh tanpa bukti. Naya menyimpan versi lama peta hubungan supaya perkembangan dapat ditelusuri, bukan disamarkan.
Ia menulis catatan terakhir untuk tim: “Putusan menjawab pertanyaan yang diajukan kepada pengadilan. Ia tidak menjawab semua yang ingin kita ketahui.” Maggie membaca kalimat itu dan membiarkannya tetap ada.
Teresa membuat daftar kecil tentang hal-hal yang menenangkan Laura: sarapan bersama, jalan kaki setelah sekolah, dan panggilan dengan sepupu yang tinggal dekat. Daftar itu tidak berisi jadwal wawancara atau kunjungan pejabat. Bila Laura bertanya soal ibunya, Teresa menjawab sesuai usianya dan membiarkan percakapan berhenti ketika Laura ingin bermain. Pengacara keluarga memastikan dokumen perwalian dan biaya sekolah tersusun, tanpa menjadikan bantuan itu syarat bagi Teresa untuk memberi keterangan. Kelly membantu menyampaikan kontak layanan keluarga yang diminta Teresa, lalu menyerahkan keputusan kepada mereka. Ia tidak kembali untuk memeriksa apakah Laura sedang sedih atau bahagia. Pada suatu sore, Laura membawa gambar bunga ke rumah sepupunya dan pulang dengan cerita tentang permainan baru. Teresa menempelkan gambar itu di lemari. Kehidupan anak itu terus bergerak dalam hal-hal biasa, tanpa kamera dan tanpa tuntutan agar ia menjadi lambang keberanian.
Teresa kemudian meminta agar sekolah Laura mengetahui siapa yang boleh menjemputnya dan siapa yang tidak. Kelly menyampaikan formulir perlindungan yang biasa digunakan, tanpa memasukkan rincian penyidikan. Sekolah mencatat instruksi itu dan menunjuk satu staf untuk menghubungi Teresa bila ada pertanyaan. Naya tidak meminta daftar guru atau jadwal kegiatan. Keluarga menjaga batas informasi sesempit mungkin. Pada minggu berikutnya, Laura ikut pertunjukan kelas dan berdiri di baris depan dengan mahkota kertas. Teresa menyimpan rekaman pendek untuk keluarga, bukan untuk dikirim ke kantor atau media. Kelly menerima kabar itu hanya ketika Teresa sendiri menyebutnya. Ia mengucapkan semoga pertunjukan berjalan menyenangkan, lalu mengakhiri percakapan. Ia tidak bertanya apakah Laura tampak pulih. Duka seorang anak tidak dapat diukur dari satu sore yang cerah.
Pada rapat staf, Naya meminta agar nama Naomi dihapus dari contoh latihan internal yang sebelumnya beredar. Ia mengganti contoh itu dengan kasus fiktif dan menambahkan aturan bahwa pengalaman korban tidak boleh dipakai tanpa persetujuan atau kebutuhan yang jelas. Grant menyetujui perubahan. Naya tidak menyebutnya sebagai penebusan; ia hanya memastikan pelajaran dari kesalahannya tidak menjadi bahan diskusi yang kembali melukai keluarga.
Teresa menyimpan nomor penghubung Kelly di laci dekat telepon. Ia tidak pernah memakainya untuk meminta penyelidikan dipercepat; nomor itu hanya ada bila keluarga membutuhkan dokumen atau harus menyampaikan batas baru. Laura tidak tahu nama jabatan Kelly. Baginya, Kelly adalah orang yang datang sekali membawa bunga dan tidak memaksanya bicara.