Tiga bulan berlalu tanpa satu hari pun ketika semua perkara selesai sekaligus. Pemeriksaan serangan terhadap Senator Samuel Chow bergerak melalui sidang tertutup, permintaan bukti, dan kesaksian yang harus diuji. Tom Norris tetap hidup dan ditahan sesuai putusan pengadilan. Ia menolak beberapa pertanyaan, menjawab yang lain melalui pengacaranya, dan tidak menawarkan pengakuan lengkap yang diharapkan sebagian orang. Tak ada jalan pintas yang mengubah kebisuan menjadi bukti.
Idris Rahman mengakui di pengadilan bahwa ia mengirim jadwal lama kepada Tom dan kemudian mengirim koreksi. Ia mengaku seharusnya tidak membagikan informasi itu. Jaksa tetap menyampaikan dakwaan, dan kerja samanya dinilai terbatas. Ia tidak dibebaskan dari tanggung jawab, juga tidak dijadikan pelaku bagi sesuatu yang bukti belum kaitkan kepadanya.
Naya Lawrence membaca laporan sidang setiap malam sebelum mengunci berkas. Pada papan kasus, ia memisahkan fakta terverifikasi, kesaksian, dan dugaan. Identifikasi perantara oleh Idris tetap tidak memiliki nama dan afiliasi. Catatan Tarek tentang pertemuan kebijakan tidak menunjukkan hubungan dengan Pasha. Bukti terhadap Al-Misri berdiri di jalur terpisah. Tom, Pasha, Al-Misri, dan Tarek tidak menjadi satu kelompok hanya karena beberapa nama muncul berdekatan dalam penyelidikan.
Pada perkara Suriah, Helen Voss merilis temuan sementara kepada keluarga dan pengawas yang berwenang. Pemeriksaan belum menemukan siapa yang mengubah klasifikasi misi. Namun catatan resmi tidak lagi menyebut “kecelakaan latihan” sebagai kesimpulan. Laporan lapangan yang menyebut misi pengamatan menjadi bagian dari arsip bersama versi pusat, dengan perbedaan dijelaskan terang-terangan.
James Maggie menerima teguran tertulis karena meneruskan dan mengulang klasifikasi tanpa meninjau dukungan dokumen yang cukup. Ia mengajukan jawaban, menerima hak banding, lalu memilih menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga secara tertulis. Ia tidak meminta jawaban. Grant mengumumkan peninjauan prosedur pengesahan laporan yang melibatkan lebih dari satu unit, termasuk kewajiban mencatat lampiran yang dibaca dan pertanyaan yang belum terjawab.
Flak tidak mendapat keputusan akhir tentang tanda tangannya. Pemeriksaan terhadap perannya masih berlangsung dan ia untuk sementara dipindahkan dari pekerjaan yang bersinggungan dengan arsip perkara itu. Ia datang ke setiap wawancara sesuai jadwal, menyerahkan catatan, dan memperbaiki transkrip bila ingatannya tidak cocok dengan dokumen. Tidak ada hadiah karena bersikap kooperatif. Ia memahami itu bagian dari kewajibannya.
Morgan Kay menyelesaikan satu semester yang melelahkan. Ia mempresentasikan model matematikanya di seminar, menerima kritik, lalu memperbaiki bagian yang memang lemah. Pembimbingnya sendiri menyetujui rencana penelitian berikut. Kay memilih menghabiskan beberapa pekan di kampus menjelang tenggat, bukan menemani Flak ke setiap rapat. Flak tidak memintanya melakukan itu.
Mereka bertemu pada sore yang cerah di kedai dekat perpustakaan. Kay meletakkan map seminar di kursi sebelah, lalu bercerita bahwa seorang mahasiswa baru meminta saran tentang pemodelan risiko. Flak mendengarkan sambil mengaduk kopi. Untuk beberapa menit, percakapan mereka tidak menyentuh Tom, laporan, atau sidang.
“Bagaimana pemeriksaanmu?” tanya Kay kemudian.
“Belum selesai. Ada jadwal wawancara lagi. Maggie menerima teguran, tapi penyebab perubahan dokumen belum diketahui.”
Kay mengangguk. “Kamu masih akan datang?”
“Ya. Aku sudah mengirimkan jadwalnya kepadamu supaya kau tahu kapan aku mungkin terlambat.”
“Terima kasih. Aku punya seminar pada hari yang sama, jadi aku akan mengatur pulang sendiri.”
Ia berkata demikian tanpa nada dingin. Mereka berdua punya agenda, dan keduanya mampu mengurusnya. Flak memberi kabar bukan untuk meminta izin; ia memberitahu Kay karena ia menghargai waktu dan kepercayaan mereka.
Ia pulang malam itu dengan jadwal pertemuan di kalender dan pesan Kay tentang revisi abstrak. Di mejanya, ia menyimpan salinan koreksi resmi dan undangan wawancara. Ia belum tahu bagaimana kisah ini akan tercatat dalam sejarah lembaga atau hidup keluarga yang kehilangan seseorang. Ia hanya tahu bahwa ia tak akan menghilang dari proses sambil berharap waktu menghapus namanya.
Pada akhir salah satu sidang, hakim meminta jaksa menjelaskan dasar setiap hubungan yang digambarkan dalam bagan. Naya dan Kelly sebelumnya sudah memeriksa ulang lampiran itu. Mereka menghapus garis putus-putus yang hanya menunjukkan kemungkinan dan mengganti label pada dua simpul yang semula disebut “perantara jaringan” menjadi “identitas belum terverifikasi”. Jaksa menerima perubahan tersebut. Pengacara Tom tetap menantang kesimpulan lain, tetapi tidak dapat mengatakan bahwa bagan menyembunyikan ketidakpastian. Flak duduk di bangku belakang dan melihat perkara dibangun dari dokumen, bukan dari kebencian yang ia bawa. Ia sadar sebagian bukti memang menyakitkan, tetapi rasa sakitnya tak dapat menggantikan pembuktian. Seusai sidang, Kelly berkata bahwa hasil itu mungkin membuat narasi lebih rumit. Flak menjawab bahwa perkara memang rumit. Mereka pulang tanpa mengubah catatan yang belum pasti menjadi jawaban.
Pada sela sidang, Flak menerima panggilan dari seorang reporter yang pernah menulis tentang operasi lama. Ia tidak menjawab pertanyaan melalui telepon dan mengarahkan reporter kepada juru bicara pengadilan untuk informasi publik. Ia tidak menyebut keluarga atau mengulang rincian yang belum dibuka. Naya kemudian mengingatkannya bahwa ia tidak perlu mengomentari perkara untuk membuktikan dirinya kooperatif. Flak mengirim catatan tentang panggilan itu kepada bagian hukum. Ia mulai memahami bahwa menahan diri bukan berarti menutupi fakta; artinya memastikan informasi sampai melalui jalur yang dapat dipertanggungjawabkan. Kelly menyetujui langkah itu dan meminta tim tidak menjadikan wawancara media sebagai pengganti kesaksian di pengadilan. Satu dokumen yang terlambat masuk diperiksa, lalu ditandai bahwa asalnya belum cukup jelas. Dokumen tersebut tidak dipakai dalam putusan sampai sumbernya terverifikasi.
Maggie juga mengirim pemberitahuan kepada keluarga Daniel bahwa laporan final telah diserahkan kepada pengawas. Ia mencantumkan kontak untuk koreksi dan menyebut dengan jelas bahwa belum ada identifikasi atas pengubah dokumen. Daniel menjawab bahwa ia telah menerima surat. Tidak ada kalimat lain. Maggie menyimpan balasan itu sesuai prosedur dan tidak meminta penjelasan tentang sikap keluarga.
Dalam laporan mingguan, Naya mencatat bahwa keputusan pengadilan tidak mengonfirmasi semua teori yang pernah beredar. Ia meminta setiap tim memakai rumusan putusan secara tepat, tanpa memperluasnya ke pihak yang tidak diadili.