Pemeriksa internal memperoleh daftar rapat yang dijadwalkan setelah Flak kembali dari rumah sakit. Ada lima nama dan satu posisi yang tidak lagi diisi. Mereka meminta keterangan setiap orang secara terpisah. Maggie menjadi saksi untuk satu rapat, bukan pewawancara. Ia menjelaskan bahwa ia hadir hanya sebagian waktu dan tidak mengingat isi setiap pembahasan.
Naya bertanya apakah daftar distribusi dapat dibandingkan dengan daftar rapat. Pemeriksa menyetujui, tetapi mengingatkan bahwa hadir pada rapat tidak membuktikan seseorang membaca atau mengubah laporan. Naya mencatat batas tersebut.
Seorang mantan staf administrasi memberi keterangan bahwa versi ringkasan disiapkan kembali atas permintaan seorang atasan. Ia tidak mengingat nama dan tidak melihat perubahan isi. Ia mengatakan permintaan itu disebut sebagai “penyesuaian bahasa untuk pembaca senior”. Pemeriksa bertanya apakah ia masih memiliki draf. Ia tidak tahu; sebagian berkas dipindahkan saat unit berganti kantor.
Maggie menerima keterangan itu dan tidak mengubahnya menjadi tuduhan. Ia mengusulkan pencarian pada arsip lama unit penerima. Grant menyetujui permintaan resmi, meski tidak yakin data masih ada. Flak membaca ringkasan wawancara dan merasa kata-kata “penyesuaian bahasa” mungkin menjelaskan perubahan latihan rutin. Namun ia tidak menyampaikan itu sebagai kesimpulan.
“Bisa jadi,” kata Naya. “Kita perlu melihat draf sebelum memutuskan.”
Flak mengangguk. Ia tidak ingin menuduh orang yang mungkin hanya memperbaiki gaya bahasa. Tetapi jika perubahan gaya mengubah misi menjadi latihan, itu tetap serius.
Di jalur lain, Kelly menyampaikan bahwa Idris telah resmi didakwa atas pembagian informasi yang tidak berwenang. Dakwaan itu tidak mencakup pembunuhan Chow. Pengacaranya membantah bahwa Idris mengetahui dampak informasinya. Kelly akan menunggu proses pengadilan.
Naya memperbarui memo dan memberi tahu Grant. Grant ingin menyebut dakwaan itu sebagai bukti bahwa Idris mengkhianati kantornya. Naya menjelaskan dakwaan bukan vonis. Grant menerima revisi yang menyebut status hukum secara tepat.
Maggie memperingatkan tim komunikasi agar tidak mengutip dakwaan itu untuk menguatkan hubungan Tom dengan Pasha. Tidak ada dasar untuk mengaitkan. Semua pihak menerima instruksi.
Sore hari, Flak menghadiri sesi tanya jawab kedua dengan pemeriksa. Ia menjelaskan bahwa saat itu ia mempercayai ringkasan yang diserahkan kepadanya. Pemeriksa bertanya apakah ia pernah merasa ada kalimat yang tidak sesuai. Flak menjawab ia tidak mengingat keberatan tertulis, tetapi ia mungkin merasa bingung karena sakit dan kelelahan. Ia tidak tahu apakah kebingungan itu berhubungan dengan dokumen.
Pemeriksa menanyakan apakah Maggie memberinya tekanan untuk menandatangani. Flak berkata tidak. Ia tidak akan mengalihkan tanggung jawab kepada Maggie. Pemeriksa mencatat jawaban itu dan berjanji memberinya transkrip untuk ditinjau.
Malamnya, Flak dan Kay makan di restoran kecil dekat kampus. Kay bercerita proposalnya diterima untuk pendanaan sebagian; ia akan memutuskan sisanya sendiri. Flak memberi selamat. Ia bertanya apakah Kay ingin ia datang ke konferensi jika jadwalnya cocok. Kay berkata ia akan mengundang setelah tanggal pasti, bukan meminta ia menjanjikan sekarang.
Flak mengerti. Mereka makan tanpa membahas berapa lama ia akan pergi atau apakah Kay akan ikut. Kay punya kehidupan yang tetap miliknya.
Naya meninjau transkrip Flak sebelum disahkan. Ia menemukan satu bagian yang menyebut “laporan final”, padahal dokumen yang ia tandatangani adalah lembar penerimaan. Flak mengonfirmasi bahwa ia tidak menyetujui isi setiap halaman. Pemeriksa mengubah kata-katanya dan mencatat alasan koreksi. Perbedaan itu penting untuk memahami tindakannya, bukan untuk menghapus tanggung jawab.
Pada sesi berikutnya, pemeriksa menanyakan apakah Flak pernah melihat Tom setelah operasi. Flak mengingat satu pertemuan singkat di fasilitas medis, tetapi tidak dapat memastikan tanggal. Ia tidak tahu apakah Tom telah membaca laporan saat itu. Pemeriksa memisahkan keterangan tersebut dari rekaman bertahun-tahun kemudian. Flak meminta tanggalnya tidak ditebak.
Maggie mengatakan seorang mantan staf komando bersedia diwawancarai secara terpisah. Ia mungkin menjelaskan penggunaan istilah “latihan”, tetapi belum tentu mengetahui siapa yang memberi arahan. Naya menyiapkan pertanyaan netral. Kelly bertanya apakah temuan draf akan mengubah status Idris; Maggie menjawab tidak. Draf menyangkut laporan Suriah, bukan bukti bahwa Idris terlibat dalam serangan Chow. Kelly menyimpan batas itu di laporan bersama.
Sebelum wawancara mantan staf, pemeriksa meminta Naya meninjau istilah yang dipakai dalam surat undangan. Ia mengganti “perubahan laporan” menjadi “proses penyusunan ulang ringkasan” agar saksi tidak merasa sudah dituduh. Maggie menyetujui surat itu dan meminta semua saksi menerima pemberitahuan yang sama. Pemeriksaan akan dilakukan satu per satu, dengan kesempatan meninjau transkrip.
Pemeriksa menerima daftar pertanyaan dari Maggie dan menghapus satu yang menanyakan apakah saksi “mengetahui perubahan itu disengaja”. Pertanyaan tersebut terlalu dini. Mereka menggantinya dengan pertanyaan tentang siapa yang memberi arahan, kata-kata yang digunakan, dan dokumen yang diserahkan. Naya menyetujui revisi tersebut. Tidak ada yang akan menanyakan niat sebelum fakta dasarnya jelas.
Maggie mengadakan briefing kecil untuk memastikan staf memahami batas penyelidikan internal. Tak seorang pun boleh menghubungi saksi lama di luar jadwal pemeriksa atau membahas dugaan identitas pemohon. Ia menjelaskan bahwa tindakan informal dapat merusak ingatan saksi dan menimbulkan tekanan. Setiap pertanyaan akan disalurkan kepada satu petugas penghubung. Flak menerima aturan itu tanpa meminta pengecualian.
Flak bertanya apakah ia dapat menambahkan satu pertanyaan tentang siapa yang memutuskan latihan disebut misi. Pemeriksa menjawab pertanyaan itu akan diajukan hanya jika saksi mengetahui proses penyuntingan. Mereka tidak ingin menyisipkan asumsi ke dalam wawancara. Flak menerima dan menghapus kalimat awal yang ia tulis.
Pemeriksa meminta saksi membawa dokumen yang mereka simpan, tetapi tidak mencari barang pribadi. Mereka akan memeriksa hanya bahan yang berkaitan dengan penyusunan laporan. Naya menyetujui batas itu dan meminta surat undangan menjelaskannya dengan terang.
Maggie meminta pemeriksa memperbarui daftar penerima dokumen ketika wawancara selesai. Tidak ada salinan yang akan ditinggalkan pada saksi tanpa tanda terima. Prosedur itu berlaku untuk semua pihak, termasuk pejabat senior.
Naya menyimpan daftar penerima dan memeriksa bahwa versi lama diberi label tidak berlaku.
Pemeriksa mencatat penerimaan dokumen hari itu.