Maggie akhirnya memperoleh persetujuan untuk meminta keterangan dari Michael Tronson, mantan komandan Flak. Wawancara dilakukan melalui saluran resmi dan dicatat oleh petugas pengawasan. Naya hadir sebagai pengamat, bukan sebagai penanya utama. Flak menunggu di luar agar kesaksiannya tidak memengaruhi jawaban Tronson.
Jenderal itu tampak lebih tua daripada yang Flak ingat. Ia duduk tegak, tangan terlipat di atas meja, dan membaca pemberitahuan haknya dengan teliti. Maggie menjelaskan bahwa pertanyaan berkaitan dengan dokumen operasi lama dan tidak berarti mereka menuduhnya mengubah laporan.
Tronson menjawab bahwa ia menerima ringkasan yang menyebut latihan rutin. Ia tidak mengingat menerima versi lapangan yang menyebut misi pengamatan. Ketika Naya menanyakan siapa yang mengirim ringkasan, ia berkata bahwa dokumen itu datang melalui staf komando, tetapi ia tidak dapat mengingat nama pengantarnya.
“Apakah Anda pernah berbicara dengan Robert Flak mengenai isi laporan?” tanya Maggie.
“Tidak dalam pembicaraan formal yang saya ingat. Ia dirawat setelah kejadian dan kemudian mengundurkan diri. Saya mungkin menyampaikan belasungkawa, tetapi tidak membahas dokumen.”
Maggie menunjukkan dua versi laporan. Tronson membaca keduanya, lalu mengerutkan kening. Ia mengenali tanda tangannya pada lembar penerimaan, tetapi mengatakan tanda itu hanya menyatakan dokumen telah diterima, bukan bahwa ia menyetujui setiap kalimat. Catatan prosedur akan menentukan arti tanda tangan tersebut.
Naya mencatat jawabannya tanpa menilai. Ia bertanya apakah Tronson pernah mendengar nama Tom Norris setelah operasi. Jenderal itu menjawab bahwa ia mengenal nama tersebut sebagai nama yang dipakai salah satu anggota tim, tetapi tidak tahu identitas lahirnya. Ia tidak memiliki informasi lain.
Wawancara selesai dalam satu jam. Tronson meminta salinan catatan untuk ditinjau sebelum disahkan. Petugas pengawasan menjelaskan prosedurnya dan memberi tenggat. Tidak ada yang menekannya untuk menandatangani saat itu juga.
Flak menunggu di lorong. Maggie memberitahunya bahwa Tronson tidak mengingat percakapan tentang laporan. “Itu tidak berarti ia berbohong,” tambahnya.
“Aku tahu.”
“Dan tidak membuktikan bahwa ia benar.”
“Aku tahu.”
Mereka berjalan ke ruang kerja. Flak bertanya apakah ia boleh membaca transkrip setelah disahkan. Maggie mengatakan ya, melalui jalur pemeriksaan, tetapi ia tidak boleh menghubungi Tronson sendiri. Flak menerima batas itu.
Di kantor, William mencocokkan sebutan “Tom Norris” pada catatan lama dengan rekaman yang mereka miliki. Dokumen menunjukkan nama itu dipakai dalam layanan, tetapi tidak menyertakan identitas kelahiran. Tidak ada nama keluarga atau berkas rahasia lain yang muncul. William menandai bahwa identitas tersebut belum diketahui dan tidak membuat dugaan.
Naya memandang Flak. “Kau pernah tahu nama lain?”
“Tidak. Tom adalah nama yang ia gunakan di tim. Aku tidak tahu apakah itu nama lahir atau bukan.”
“Kalau begitu kita tulis persis begitu.”
Sore itu, Maggie memberi tahu Grant tentang kesaksian Tronson. Grant bertanya apakah mereka dapat menyimpulkan laporan pusat keliru. Maggie menjawab mereka dapat menyatakan versi dokumen berbeda, tetapi belum tahu siapa yang membuat perubahan atau mengapa.
“Dua keterangan dan tiga dokumen, belum ada satu jawaban,” kata Grant.
“Betul. Pemeriksaan masih berjalan.”
Grant meminta Maggie menyiapkan pembaruan untuk keluarga personel yang gugur. Ia tidak ingin mereka menerima kabar dari media. Maggie berjanji menghubungi petugas keluarga sebelum laporan berikutnya dibagikan.
Flak pulang larut, tetapi ia mengirim kabar kepada Kay lebih dulu. Ia berkata bahwa ia telah mendengar dari mantan komandannya dan tidak tahu kapan pemeriksaan selesai. Kay menjawab bahwa ia akan menyelesaikan presentasinya dan mengirim pesan setelahnya. Ia tidak meminta Flak kembali lebih cepat.
Ketika Flak meletakkan ponsel, ia menatap foto tim lama. Nama Tom tetap satu-satunya yang ia ketahui. Ia berusaha menerima bahwa mungkin ada hal-hal tentang lelaki itu yang tak akan pernah ia ketahui, dan bahwa identitas yang tidak diketahui bukan alasan untuk menciptakan cerita rahasia.
Naya kemudian memeriksa daftar pertanyaan yang diajukan kepada Tronson. Ia meminta agar pertanyaan tentang nama Tom tidak dibaca seolah jenderal itu mengaku mengetahui identitas sebenarnya. Jawabannya hanya mengonfirmasi nama yang dipakai dalam tim. Maggie setuju memperjelas ringkasan dan menambahkan kalimat bahwa Tronson tidak mengetahui nama lahir atau identitas lain.
Flak mencoba mengingat berapa lama ia mengenal Tom sebelum Suriah. Ia dapat mengingat latihan dan satu perjalanan, tetapi tidak yakin bulan atau tahun yang tepat. Ia tidak mengirim pesan kepada siapa pun untuk menguji ingatan itu. Ia menuliskan rentang waktu yang mungkin, lalu menyerahkannya sebagai perkiraan, bukan fakta. Naya memastikan penanda itu tetap ada di laporan.
Maggie memastikan Tronson memperoleh waktu untuk meninjau transkrip. Jenderal itu mengirimkan satu koreksi: ia pernah menerima panggilan singkat dari Flak setelah operasi, tetapi tidak mengingat isi percakapan. Ia tidak ingin kesaksiannya menyiratkan bahwa mereka sama sekali tidak berbicara. Pemeriksa mengubah catatan dan meminta Tronson mengesahkan versi baru. Flak diberi tahu tentang koreksi itu, tetapi tidak diminta menebak apa yang telah mereka bicarakan.
Naya memasukkan koreksi ke kronologi sebagai keterangan tambahan. Ia memberi tanda bahwa transkrip final masih menunggu persetujuan. Tidak ada klaim tentang isi panggilan yang dicantumkan.
Maggie bertanya kepada Naya apakah koreksi Tronson membuatnya mengubah penilaian. “Hanya tentang apakah mereka pernah bicara,” jawab Naya. “Bukan tentang apa yang dibicarakan.” Maggie mengangguk. Mereka memperbarui kronologi tanpa menambahkan tafsir. Flak mendengar percakapan itu dan tidak menyela. Ia merasa lega karena tak seorang pun menggunakan panggilan yang samar untuk membangun teori baru.
Flak menandai koreksi itu pada buku catatannya. Ia akan menunggu transkrip resmi sebelum membahasnya lagi.
Maggie menyimpan salinan transkrip di arsip terpisah. Ia tidak akan meneruskan versi sementara sebagai keterangan final.
Flak mencatat bahwa koreksi itu berasal dari Tronson, bukan dari perkiraannya sendiri.
Maggie memastikan seluruh penerima menggunakan versi terbaru.
Flak membaca koreksi itu dan tidak menambahkan tafsir. Ia akan menunggu dokumen resmi sebelum menilai lebih jauh.
Naya menerima pembaruan dan menutup berkas.
Dokumen final telah dibagikan kepada semua pihak yang berwenang.