Pada hari kelima, Kelly mengirim kabar bahwa catatan server menunjukkan pesan Idris dibuat setelah jadwal awal kantor dibagikan, tetapi sebelum perubahan terakhir dikirim kepada staf. Itu mempersempit rentang waktu, namun tidak menjelaskan apakah Idris tahu bahwa jadwal sedang berubah. Penerima pesan masih belum dapat diidentifikasi secara pasti.
Naya membaca laporan itu bersama Maggie. “Sekarang kita tahu pesan bukan pesan lama dari minggu sebelumnya. Tapi kita tetap tidak tahu apa yang Tom terima.”
“Benar,” kata Kelly melalui sambungan aman. “Idris berkata ia tidak mengirim perubahan terakhir. Kami sedang mencocokkan pernyataannya dengan arsip.”
Flak bertanya apakah ada indikasi Tom meminta jadwal karena tahu Senator Chow akan hadir. Kelly menjawab belum ada. “Kami tidak akan memasukkan motif ke laporan sampai ada dasar.”
Di Washington, tekanan media semakin meningkat. Sejumlah komentator menyebut Idris sebagai mata-mata dan menyatakan bahwa serangan itu pasti diperintahkan sebuah negara. Kelly meminta semua petugas tidak menanggapi komentar tersebut. Maggie menyiapkan pernyataan singkat yang hanya mengulang fakta yang dapat dibagikan.
Grant meminta Naya mengirim penilaian tentang kemungkinan hubungan Tom dengan Pasha. Naya menjelaskan bahwa rekaman lama menunjukkan Tom berada di lingkungan yang sama dengan Pasha, tetapi tanggal, konteks, dan tujuan percakapan masih perlu diperiksa. Ia menolak menulis bahwa Pasha mengarahkan serangan Chow.
“Kalau aku kirim ini, mereka akan bertanya apa gunanya temuan itu,” kata Grant.
“Gunanya adalah memberi arah pemeriksaan. Bukan menyatakan kesimpulan.”
Maggie meneruskan memo itu apa adanya. Grant tidak senang, tetapi ia tidak meminta kata-katanya diubah. Ia meminta analisis tambahan mengenai kontak lain yang terlihat dalam rekaman, semuanya melalui jalur resmi.
William meninjau satu bagian lagi dan menemukan bahwa nama Pasha disebut dalam catatan terpisah, bukan dalam audio yang sama. Ia mengingatkan tim bahwa menyatukan dua catatan itu akan membuat bukti tampak lebih kuat daripada aslinya. Naya mengubah diagram relasi dan memasang keterangan sumber di setiap garis.
Kelly juga memberi kabar bahwa staf kongres tidak mengidentifikasi suara siapa pun di telepon yang didengar Idris. Ia tidak bisa memastikan bahwa suara tersebut milik Tom. Wawancara selesai dan tidak akan dilanjutkan kecuali ada pertanyaan yang benar-benar baru.
“Jadi kita tidak punya saksi yang menghubungkan Tom langsung ke gedung,” kata Flak.
“Belum,” jawab Kelly. “Kita tidak akan menyebut tidak adanya saksi sebagai bukti bahwa ia tidak datang. Tapi kita juga tidak akan menyebutnya hadir.”
Naya tersenyum tipis. “Itu bahasa yang sulit dijual.”
“Biar sulit,” kata Kelly. “Tetap benar.”
Pada sore hari, Idris melalui pengacaranya menyetujui pemeriksaan terbatas terhadap perangkat yang relevan, dengan cakupan yang disepakati. Kelly memastikan tim teknis hanya mencari komunikasi yang terkait dengan waktu dan kontak yang sedang diperiksa. Tidak ada pemeriksaan menyeluruh terhadap kehidupan pribadi Idris.
Maggie memberi tahu Grant bahwa proses tersebut membutuhkan waktu. “Kalau dia bekerja sama, kita mungkin bisa memperoleh bukti yang lebih pasti.”
“Dan kalau tidak?”
“Kita tetap menghormati batas izin dan mencari bukti lain.”
Flak melihat Maggie menyimpan laporan lama Suriah di map terpisah dari berkas serangan Chow. Ia kini memahami bahwa kedua perkara itu dapat saling menerangi, tetapi tidak boleh melebur menjadi satu cerita besar tanpa dukungan.
Sebelum pulang, Naya berbicara dengan Kelly tentang koordinasi mereka. “Aku tahu kita sempat saling curiga.”
“Kita masih harus memeriksa kebocoran,” jawab Kelly. “Tapi aku tidak punya alasan untuk menganggap sumbernya CIA.”
“Dan aku tidak akan menganggap sumbernya FBI.”
Mereka berjabat tangan singkat. Bukan persahabatan, tetapi kesepakatan profesional yang lebih kuat dari hari sebelumnya.
Malam itu Flak menelepon Kay dan bertanya tentang presentasi risetnya. Kay bercerita bahwa pembimbingnya menyukai pendekatan baru, meski meminta satu bagian diperjelas. Flak mendengarkan sampai selesai sebelum menceritakan bahwa penyelidikan internal masa lalunya telah dibuka. Ia tidak memberi rincian, tetapi mengatakan ia akan memberi kabar jika jadwal berubah.
Kay berkata, “Aku akan mengurus presentasiku. Kau urus bagianmu. Kita bicara lagi besok.”
“Baik.”
Ia menutup telepon dengan rasa tenang yang tidak ia rasakan sejak lama. Banyak hal belum terjawab: siapa yang memberi Tom akses, apa yang Tom lakukan dengan informasi itu, dan siapa yang mengubah laporan lama. Namun ia tidak lagi berusaha memaksa semuanya menjadi satu jawaban. Setiap pertanyaan akan mendapat jalurnya sendiri.
Sebelum pemeriksaan perangkat dimulai, Kelly mengadakan pertemuan singkat dengan pengacara Idris dan tim teknis. Mereka menyepakati kata kunci yang terkait dengan kontak tertentu serta rentang tanggal yang terbatas. Jika pencarian menemukan informasi pribadi yang tidak relevan, petugas tidak akan menyalinnya ke laporan. Semua pihak menandatangani batas pemeriksaan itu.
Naya menerima ringkasan prosedur dan memastikan tim CIA tidak meminta salinan data mentah. Kelly akan membagikan temuan yang dapat digunakan bersama setelah pemeriksaannya selesai. Maggie mencatat keputusan tersebut sebagai bukti bahwa kerja sama antarlembaga bisa berjalan tanpa mengambil alih kewenangan pihak lain.
Flak menghabiskan beberapa menit sendirian di ruang kosong setelah rapat. Ia menyadari bahwa ia ingin segera tahu apa yang ada di perangkat Idris, tetapi rasa ingin tahu bukan alasan untuk memperluas pemeriksaan. Ia menuliskan satu pertanyaan di buku catatannya: “Apa yang benar-benar diperlukan untuk menjawab perkara ini?” Lalu ia kembali bekerja.
Kelly menegaskan bahwa hasil pemeriksaan perangkat akan melewati penasihat hukum sebelum dibagikan. Naya berterima kasih dan menutup salinan prosedur. Ia tidak meminta percepatan, sekalipun rasa penasaran menekannya. Untuk pertama kalinya, seluruh pihak sepakat bahwa menjaga batas adalah bagian dari penyelidikan, bukan hambatan. Maggie mengirim instruksi itu ke timnya dan meminta setiap orang menunggu laporan resmi.
Flak menutup catatan hariannya dengan satu kalimat: bukti yang belum tiba bukan berarti bukti itu mendukung siapa pun. Ia menyimpan buku tersebut dan pulang.
Ia mematikan lampu ruang kerja dan membawa pulang kesadaran bahwa menunggu juga bagian dari pekerjaan. Ia beristirahat sebelum kembali esok hari.