JUDUL: RUMAH SAKIT TERLARANG
Penulis : Rifal
Genre : Horor Psikologis / Supernatural
Jumlah : 35 Bab (Tamat)
Pengenalan Tokoh:
1. AIRA PUTRI DEWI (20 TAHUN)
Aira adalah mahasiswi tingkat akhir jurusan keperawatan di salah satu universitas swasta di Jakarta. Ia dikenal cerdas, teliti, dan selalu mendapatkan nilai tinggi dalam praktik klinisnya. Namun di balik wajah tenangnya, Aira menyimpan trauma masa kecil—ia pernah kehilangan adiknya yang meninggal secara misterius di rumah sakit saat ia berusia 10 tahun. Hal itu membuatnya sangat tertarik pada dunia medis, tetapi juga sangat sensitif terhadap hal-hal yang tak masuk akal.
Ia tumbuh sebagai pribadi yang tegar, namun sering mengalami mimpi buruk yang tidak bisa dijelaskan secara logis. Penempatannya ke Rumah Sakit Mulya Sejahtera adalah hal terakhir yang ia harapkan, apalagi ketika banyak keanehan mulai terjadi. Aira adalah tipe yang logis, tapi ketika logika tak lagi bekerja, ia dipaksa untuk mempercayai sesuatu yang jauh lebih menakutkan dari penyakit: roh yang tidak bisa mati.
2. SUSTER SUMI (60+ TAHUN)
Suster Sumi adalah kepala shift malam yang sudah bekerja di Rumah Sakit Mulya Sejahtera selama lebih dari tiga dekade. Ia adalah sosok yang dingin, tidak banyak bicara, dan terlihat seolah menyatu dengan rumah sakit itu sendiri. Ia mengenakan seragam model lama, gaya rambut jadul, dan cara bicaranya sering kali terdengar seperti dari zaman berbeda.
Konon, Suster Sumi tidak pernah absen. Tidak pernah terlihat pulang. Tidak pernah membawa bekal. Seluruh staf rumah sakit seolah sepakat untuk tidak menanyakan terlalu jauh tentangnya. Ketika Aira mulai
mempertanyakan identitasnya, muncul fakta bahwa tidak ada catatan sipil atau berkas kepegawaian resmi atas nama Suster Sumi. Apakah ia benar-benar masih hidup? Atau hanya roh yang menjaga pintu menuju dunia lain?
3.SUSTER SANTI (24+ TAHUN )
Di hari pertama magangnya, Aira bertemu seorang suster muda bernama Santi. Wajahnya bersih, senyumannya menenangkan, dan tutur katanya sangat sopan. Ia menjadi satu-satunya sosok yang membuat Aira merasa aman. Ia seolah tahu ke mana harus berjalan, tahu siapa yang bisa dipercaya, dan bahkan tahu apa yang akan terjadi sebelum itu benar-benar terjadi.
Namun keanehan mulai terasa ketika Aira melihat foto lama tahun 2020 di ruang suster, dan menyadari bahwa Suster Santi termasuk dalam daftar korban tewas dalam kebakaran di ruang isolasi. Sejak saat itu, Aira mulai mempertanyakan keberadaan Suster Santi: apakah ia arwah penasaran? Ataukah sosok penjaga yang ingin memperingatkan Aira dari bahaya lebih besar?
Suster Santi adalah tokoh ambigu—antara sahabat dan hantu, antara penyelamat dan bayangan dari masa lalu.
4.DOKTER LAZUARDI (30+Tahun)
Dokter Lazuardi dulunya dikenal sebagai salah satu dokter bedah terbaik pada masanya. Namun, catatan medis rumah sakit menyimpan banyak kejanggalan tentang dirinya: mulai dari operasi-operasi eksperimental tanpa persetujuan, pasien-pasien yang menghilang pasca operasi, hingga laporan bahwa ia mengadakan riset rahasia di ruang bawah tanah rumah sakit.
Ia adalah simbol ambisi yang melampaui batas kemanusiaan. Setelah insiden besar tahun 2001, Dokter Lazuardi dikabarkan menghilang secara misterius. Beberapa staf percaya ia masih berkeliaran di lorong-lorong malam, mengenakan jas putih dengan wajah penuh darah.
Tokoh ini adalah lambang dari sisi gelap dunia medis: ketika ilmu pengetahuan digunakan tanpa etika, dan eksperimen berubah menjadi pengorbanan berdarah
5.FAHMI (20 TAHUN)
Fahmi adalah seorang petugas admistrasi di tempat rumah sakit terlarang itu ia mempunyai sifat lemah lembut dan sopan ,diawal cerita aira bertemu dengan Fahmi ketika aira baru Datang untuk melamar kerja sebagai perawat magang, Fahmi selalu ngasih tau aira bahwa apapun yang ia dengar atau ia lihat jangan sekali-kali ia bercerita atau diingat , awal aira pikir Fahmi adalah anggota dari misteri dari rumah sakit ini tapi nyatanya beda , Fahmi sebenarnya adalah pegawai yang magang juga seperti aira , namun Fahmi beda ,ia selalu menghiraukan kejadian kejadian yang selalu muncul saat ia bekerja,Fahmi sebenarnya udah merencanakan untuk mencari tau tentang misteri rumah sakit ini, kebetulan Aira ada dan di ending cerita Aira dan Fahmi bergandengan tangan menuntaskan misteri ini .
6.IBU NANI (48 TAHUN)
Ibu Nani adalah petugas kebersihan senior yang sudah bekerja sejak rumah sakit itu beroperasi. Meski terlihat pendiam dan suka berbicara sendiri, Ibu Nani sesungguhnya tahu banyak tentang masa lalu kelam rumah sakit.
Ia beberapa kali mencoba memberi petunjuk kepada Aira lewat kalimat-kalimat aneh yang dikatakannya sambil mengepel lantai. Ia pernah berkata, “Hati-hati kalau lantainya basah, itu bukan air pel…”
Beberapa staf menganggapnya gila. Tapi bagi Aira, ucapan Ibu Nani justru adalah kunci. Seiring cerita berjalan, Ibu Nani menjadi salah satu karakter yang sangat penting dalam mengungkap rahasia ruang bawah tanah dan daftar korban hilang yang tidak pernah dilaporkan.
7.BAYI KAMAR 07
Di kamar perawatan anak-anak yang sudah lama ditutup, Aira mendengar suara tangisan bayi setiap malam. Namun saat diperiksa, kamar itu kosong, hanya ada satu inkubator berdebu. Dalam catatan rumah sakit, tidak ada pasien anak-anak yang terdaftar dalam lima tahun terakhir.
Sosok 'bayi kamar 07' menjadi salah satu misteri yang paling mengganggu Aira. Tangisannya muncul tepat pukul 3 pagi setiap malam, dan berhenti ketika pintu kamar dibuka. Suara tangis itu seperti berasal dari jauh… tapi juga sangat dekat.
Beberapa malam, Aira menemukan jejak tangan mungil di kaca inkubator, dan sekali waktu—bekas kaki basah di lantai. Udara di kamar itu lebih dingin dari ruangan lain, dan bau s**u basi samar menyelinap di udara. Tidak ada yang tahu siapa nama bayi itu, tapi diyakini dulunya adalah korban malpraktik, disembunyikan agar tidak mencemarkan nama rumah sakit. Tangisannya menjadi suara luka yang tak pernah selesai.
8.PERAWAT TANPA MATA
Di lorong menuju ruang bedah lama, Aira pernah berpapasan dengan sosok suster yang berjalan membelakanginya. Namun saat suster itu menoleh, wajahnya rata—tanpa mata, tanpa hidung, tanpa mulut. Penampakan itu hanya muncul sesekali, tapi selalu meninggalkan jejak dingin yang membekukan udara di sekitarnya.
Tidak ada yang tahu siapa dia, tapi kehadirannya seperti tanda bahwa 'prosedur terlarang' telah dimulai kembali. Karakter ini menjadi simbol kengerian: ketika tubuh masih ada, tapi jiwanya sudah diambil. Lorong tempat ia muncul selalu ditandai dengan aroma besi dan formalin yang menusuk hidung.
Beberapa staf mengatakan, ia adalah perawat pertama yang hilang setelah percobaan eksperimen rahasia pada tahun 1999. Ia tidak pernah ditemukan, tapi namanya tetap tercantum di daftar kehadiran harian. Setiap langkahnya berdesis seperti karet namun langkah nya itu selalu meninggalkan jejak darah, disertai padam nya listrik di seluruh sayap gedung.