Editor mengembalikan naskah dengan beberapa catatan akhir. Cinta meninjau tiap catatan dan menentukan mana yang akan diterapkan. Ia menolak satu usul yang mengubah keputusan tokohnya menjadi lebih mudah hanya demi akhir romantis. Ia menjelaskan alasannya kepada editor, dan editor setuju bahwa akhir yang lebih tenang cocok dengan cerita.
Patrick bertanya apakah ia boleh datang setelah Cinta selesai bekerja. Cinta menjawab ia ingin menyelesaikan revisi dulu dan mengundangnya esok sore, bukan malam itu. Patrick membalas bahwa besok cocok. Ia tidak menawarkan untuk datang membantu kecuali Cinta meminta.
***
Hari berikutnya, mereka bertemu di luar rumah untuk makan malam. Cinta memilih restoran dan mengatur waktunya. Patrick membayar bagiannya sendiri. Mereka berbicara tentang masa depan dengan cara ringan: perjalanan kecil, buku yang ingin dibaca, dan proyek kerja. Tidak ada yang menyebut pernikahan atau tinggal bersama. Mereka menikmati saat ini tanpa membuatnya menjadi kontrak tentang masa depan.
Di tengah percakapan, Patrick bertanya apakah Cinta ingin mengundang orang tuanya kelak jika ada acara peluncuran buku. Cinta berkata ia belum tahu dan tidak ingin membicarakannya sekarang. Patrick menjawab ia mengerti. Ia tidak memakai kedekatan mereka untuk mendorong Cinta membuka kembali hubungan dengan keluarga Daniel.
Cinta bertanya apakah Patrick masih marah kepada Daniel. Patrick menjawab rasa marahnya masih ada, tetapi ia tidak akan bertindak atau mencari Daniel. Ia tahu Cinta tidak meminta itu. Cinta mengapresiasi jawabannya, lalu mereka mengalihkan pembicaraan ke naskah.
Ketika malam usai, Cinta mengajak Patrick berjalan sebentar. Ia merasa nyaman bergandengan tangan, lalu melepasnya saat ingin mengambil ponsel dari tas. Patrick tidak berkomentar. Mereka berjalan sampai kendaraan Cinta tiba, lalu berpamitan. Cinta pulang dengan rasa senang dan tetap tenang.
Di rumah, ia menyimpan naskah yang hampir selesai dan melihat jadwal minggu depan. Ada pekerjaan, satu kencan, dan waktu kosong. Ia tidak mengisi seluruh kalender. Ia ingin melihat bagaimana hari-hari mereka berjalan, bukan memaksa semuanya menjadi kisah cinta yang sempurna.
Sebelum tidur, ia menulis bahwa ia memilih Patrick hari ini, tetapi tetap memilih dirinya. Dua hal itu tidak saling bertentangan. Ia menutup jurnal dan tidur, merasa dekat dengan seseorang tanpa menyerahkan kunci hidupnya.
Editor meminta Cinta mengirim satu versi final naskah setelah catatan terakhir. Cinta membaca setiap perubahan dan menyetujui sebagian, tetapi mempertahankan akhir yang tenang. Ia menjelaskan bahwa tokoh utama tidak harus mendapat penyelesaian romantis untuk mengakhiri cerita dengan harapan. Editor menerima argumennya dan menyepakati versi itu.
Patrick bertanya apakah Cinta ingin merayakan setelah naskah benar-benar selesai. Cinta menjawab ia ingin makan malam, tetapi belum menentukan hari. Patrick tidak memesan tempat sebelum mendapat tanggal. Mereka memilih hari setelah jadwal Cinta dikonfirmasi.
***
Pada hari yang mereka pilih, Cinta lebih dulu menyelesaikan pekerjaan. Ia mengirim pesan bahwa ia siap berangkat dan menyebut tempat pertemuan. Patrick membalas akan bertemu di sana. Tidak ada penjemputan tanpa permintaan. Mereka makan dan berbicara tentang rencana dekat, bukan membuat janji seumur hidup.
Cinta menceritakan bahwa ia masih menerima kabar administratif dari pengacara, tetapi belum ada keputusan final. Patrick bertanya apakah ia ingin membahasnya. Cinta berkata tidak malam itu. Patrick mengalihkan pembicaraan. Ia tidak menghubungi Daniel atau meminta detail.
Mereka berbicara tentang apa arti hubungan mereka sekarang. Patrick berkata ia ingin terus mengenal Cinta, dan Cinta menjawab ia juga ingin mencoba. Ia tidak menyebut bahwa semua ketakutannya hilang. Patrick menerima bahwa kepercayaan tumbuh dengan tindakan berulang.
Sebelum pulang, Patrick bertanya apakah Cinta ingin berjalan sebentar. Ia memilih iya, lalu menentukan arah dan kapan berhenti. Mereka berjalan bergandengan tangan, kemudian berpisah di kendaraan masing-masing. Cinta merasa dekat dengannya tanpa kehilangan ruangnya sendiri.
Di rumah, ia menyimpan naskah final di folder dan menandai tenggat yang telah selesai. Ia menulis bahwa ia memilih hubungan ini berdasarkan keinginannya sekarang, bukan karena berutang atau takut sendirian. Ia dapat mengevaluasi lagi jika kebutuhannya berubah. Ia menutup jurnal dan tidur, siap menjalani hari biasa bersama keputusan yang ia buat sendiri.
Cinta mengirim naskah versi akhir ke editor dan menerima konfirmasi bahwa berkas telah sampai. Ia menutup laptop, lalu berjalan ke balkon. Ada rasa bangga sekaligus kosong setelah berbulan-bulan mengerjakan cerita itu. Ia tidak meminta Patrick mengisi kekosongan; ia mengajak dirinya sendiri makan malam lebih dulu.
Keesokan hari editor mengirim beberapa catatan akhir. Cinta menyetujuinya sebagian dan mempertahankan satu keputusan tentang tokoh utama. Ia menulis alasan singkat dan editor menghormatinya. Ia merasa pekerjaannya benar-benar miliknya, bukan hasil menyetujui semua masukan agar disukai.
Patrick mengirim pesan bertanya apakah Cinta ingin merayakan. Ia menjawab iya untuk makan malam pekan depan. Ia tidak menjanjikan akan mengundang Patrick ke rumah. Patrick menyetujui tempat umum yang ia pilih.
Mereka membicarakan perkembangan proses hukum hanya setelah Cinta mengangkat topik. Patrick bertanya apakah ia ingin ditemani membaca surat. Cinta berkata belum ada surat dan ia akan mengurusnya dengan pengacara. Patrick tidak meminta melihat dokumen. Cinta merasa lega bahwa ia tidak perlu mempertahankan privasinya berulang kali.
Mereka juga berbicara tentang hal sehari-hari: pekerjaan Patrick, buku yang dibaca Cinta, dan rencana Anna berkunjung. Patrick tidak meminta ikut. Cinta menikmati kedekatan yang tidak menghapus hubungan lain dalam hidupnya.
Sebelum pulang, Patrick bertanya apakah Cinta ingin berjalan sebentar. Ia memilih iya. Mereka berjalan sambil bergandengan tangan. Saat ia ingin berhenti, ia mengatakan demikian dan Patrick berhenti. Mereka berpamitan di kendaraan masing-masing. Cinta pulang dengan rasa senang dan tetap memiliki ruang untuk memikirkan masa depannya.
Ia memeriksa kalender dan menyisakan waktu senggang setelah makan malam. Ia tidak ingin seluruh akhir pekan disusun di sekitar Patrick. Hubungan mereka bertumbuh bersama hal-hal lain yang tetap ia rawat.
Ia memeriksa jadwal kencan dan menyisakan satu sore untuk dirinya sendiri. Ia tetap bekerja, bertemu Anna, dan membaca di rumah. Hubungan dengan Patrick tumbuh di antara hal-hal itu, bukan menggantikannya.