Cinta tiba bersama Anna di tempat pertemuan yang dipilih pengacara. Ia masuk setelah memastikan ruangnya dan melihat Daniel sudah duduk. Pengacara berada di sisi lain meja. Cinta memilih kursi dekat pintu. Anna duduk di sebelahnya. Tidak ada yang menyentuhnya atau mencoba menghalangi jalan keluar.
Pengacara mengingatkan waktu dan agenda. Cinta meminta agar Daniel berbicara lebih dulu, lalu ia akan menjawab hal yang ia pilih. Daniel berkata ia menyesal keadaan menjadi seperti ini dan ia ingin Cinta mengingat masa awal pernikahan. Ia menyebut beberapa kenangan baik: makan malam sederhana, rencana rumah, dan hari-hari ketika mereka saling mendukung. Cinta mengakui kenangan itu memang ada.
‘Aku tidak menyangkal kita pernah bahagia,’ katanya. ‘Tapi masa itu tidak menghapus apa yang terjadi setelahnya. Kau masuk ke rumahku dengan paksa, barang-barangku rusak, dan petugas keamanan dipukul. Itu bukan salah paham yang bisa selesai dengan mengingat masa awal kita.’
Daniel berkata ia tidak ingin semua kebaikan yang pernah mereka miliki lenyap karena satu malam. Cinta menjawab bahwa bukan satu malam saja yang membentuk keputusannya. Pernikahan mereka berakhir karena hubungan itu telah rusak dan ia memilih bercerai. Penyerbuan terakhir membuatnya semakin yakin bahwa ia perlu menjaga jarak.
Daniel bertanya apakah Cinta bersedia menarik sikapnya dan berhenti melibatkan pengacara. Cinta memandangnya tanpa mengangkat suara. Ia berkata tidak. Catatan tentang kejadian harus tetap ada dan kerusakan perlu dipertanggungjawabkan. Ia tidak akan mengubah jawaban karena Daniel menjanjikan sesuatu atau mengingatkan masa yang pernah mereka jalani.
Daniel menyebut ia bisa membayar kerusakan dan memastikan Cinta tinggal di tempat yang nyaman. Cinta menolak tawaran yang mencampurkan uang dengan akses kepadanya. Ia tidak ingin dibayar untuk mengubah batas. Jika biaya penggantian dibicarakan, itu dilakukan secara tertulis dan terpisah dari hubungan mereka.
***
Pengacara meminta percakapan kembali pada agenda. Daniel menjelaskan beberapa hal tentang barang dan keadaan setelah penyerbuan. Cinta mendengarkan, tetapi ketika ia mulai mengulang alasan yang tidak mengubah tindakan, ia berkata ia tidak akan memperdebatkan ingatan malam itu. Ia mencatat apa yang relevan untuk disampaikan kepada pengacara.
Anna tetap diam, sesuai permintaan Cinta. Kehadirannya membuat Cinta tidak merasa sendirian, tetapi ia sendiri yang menjawab. Ketika Daniel berkata ia ingin mereka bicara tanpa orang lain, Cinta mengatakan ia hanya menyetujui pertemuan dengan pendamping. Ia tidak akan melanjutkan percakapan secara pribadi.
Daniel tampak kecewa dan berkata bahwa ia hanya ingin kesempatan menjelaskan. Cinta menjawab ia sudah mendengar penjelasannya, tetapi tidak menjanjikan akan mengubah keputusan. Ia tidak menilai apakah Daniel merasa menyesal; ia menilai apa yang ia perlukan untuk aman dan apa tanggung jawab yang harus diselesaikan.
Ketika waktu hampir habis, Cinta berkata ia selesai. Pengacara mengakhiri pertemuan. Daniel tidak menyentuhnya. Cinta keluar lebih dulu bersama Anna. Di luar, Anna bertanya apakah ia ingin pulang atau duduk sebentar. Cinta memilih duduk beberapa menit, minum air, lalu pulang. Ia telah menyampaikan jawabannya tanpa membiarkan kenangan baik menggantikan fakta.
Daniel mulai dengan berkata bahwa ia menyesal pertemuan mereka berakhir melalui pengacara dan bahwa ia ingin Cinta melihat dirinya sebagai orang yang pernah menyayanginya. Cinta menjawab bahwa ia memang mengingat kasih sayang itu. Ia juga mengingat saat pernikahan berubah menjadi tempat ia tidak merasa aman. Keduanya adalah kenyataan, tetapi hanya satu yang menentukan apakah ia bersedia kembali: jawabannya tidak.
Daniel menyebut mereka pernah merencanakan masa depan dan bertanya apakah satu malam dapat menghapus semuanya. Cinta berkata ia tidak datang untuk menghitung kenangan baik dan buruk. Ia datang untuk mendengar permintaan Daniel sekali dan menyatakan batasnya. Penyerbuan, kerusakan, dan pemukulan petugas bukan hal yang dapat dibatalkan oleh janji atau cerita masa lalu.
Ia meminta Daniel berhenti menyebut pilihannya sebagai sikap keras. Ia sudah bercerai dan tidak bersedia kembali menjadi istrinya. Ia juga tidak akan menarik catatan kejadian hanya karena Daniel menjanjikan perubahan. Jika ada tanggung jawab atas kerusakan, ia akan meninjau usulan tertulis melalui pengacara. Urusan itu tidak membeli kesempatan untuk bertemu lagi.
***
Daniel bertanya apakah Cinta tidak percaya ia bisa berubah. Cinta menjawab ia tidak perlu menentukan apakah Daniel berubah untuk memilih jarak. Ia tidak ingin menguji perubahan dengan membuka kembali hubungan. Ia hanya ingin tindakan yang sudah terjadi dicatat dan kontak pribadi dihentikan.
Daniel mulai menyampaikan pembelaan tentang apa yang terjadi malam itu. Cinta mendengarkan beberapa saat, lalu mengatakan bahwa ia tidak akan memperdebatkan apa yang ia lihat. Ia tidak meminta Anna menyela. Ia sendiri menghentikan percakapan ketika merasa topik berputar.
Pengacara bertanya apakah masih ada hal praktis yang perlu disampaikan. Daniel menyebut biaya kerusakan. Cinta mengatakan ia bersedia menerima rincian melalui tulisan. Ia tidak menyetujui jumlah atau pembayaran hari itu. Pengacara mencatat bahwa tidak ada kesepakatan final.
Ketika waktu habis, Cinta berdiri dan berkata ia selesai. Daniel tidak menghalangi jalannya. Ia keluar bersama Anna dan pengacara. Di luar ruangan, ia menarik napas dan meminta Anna menemaninya ke kendaraan. Ia tidak merasa menang. Ia merasa telah menyampaikan apa yang ingin ia katakan tanpa menyangkal masa bahagia atau menerima permintaan untuk kembali.
Sebelum Daniel datang, Cinta memeriksa kursi dekat pintu dan memilih duduk di sana. Ia bertanya kepada pengacara apakah ada yang perlu ia tanda tangani. Pengacara menjawab tidak. Cinta merasa lega karena tidak ada dokumen yang menunggu di meja sebagai kejutan.
Ketika Daniel mengenang masa awal mereka, Cinta merasakan matanya panas. Ia tidak membiarkan air mata membuatnya kehilangan kata-kata. Ia mengatakan ia juga mengingat hari-hari baik dan menyesali bahwa hubungan mereka berakhir dalam kekerasan. Ia tidak menyangkal pernah mencintainya. Namun cinta lama bukan persetujuan untuk kembali.
Daniel bertanya apakah ia dapat memperbaiki semuanya jika Cinta memberi kesempatan. Cinta menjawab ia tidak meminta Daniel membuktikan perubahan kepadanya. Ia ingin ia bertanggung jawab atas tindakannya tanpa menjadikan Cinta sebagai tujuan atau hadiah. Ia tidak akan kembali menjadi istrinya.
Cinta melihat pengacara mencatat poin yang relevan. Ia meminta Daniel membahas biaya kerusakan secara tertulis setelah ini. Ia tidak ingin memutuskan nilai atau proses di ruang itu. Daniel menyatakan mengerti meski tampak kecewa. Cinta tidak mencoba menghiburnya.