Fiko terdiam kaku begitu Jonthan selesai mengakui ayah dari bayi yang dikandung Sela. Dia terlalu shok hingga semua ini bagaikan mimpi saja. Perlahan Fiko menoleh ke arah Sela yang sudah menangis sesenggukan. Dia tidak percaya, kalau wanita yang dia anggap begitu mencintainya itu sampai melakukan kecurangan dalam pernikahannya.
Fiko linglung, hampir saja dia terjatuh apabila tangannya tidak menahan dengan bersandar pada ranjang.
"Ma-mas, apa yang diucapkannya itu bohong. Mas, gak percaya kan sama dia?" Sela terbata. Dia begitu khawatir Fiko mempercayai semua ucapan Jontahan.
"Ayolah sayang! Buat apa kamu terus mempertahankan laki-laki menyedihkan seperti dia. Jelas kamu tahu kalau dia hanya memanfaatkanmu saja, masih saja kamu bela-belain." Jonthan berdecak kesal sambil menggelengkan ke