Malam di Bali terasa lebih tenang daripada malam di kota—tenang yang bukan berarti sepi, tapi penuh kehadiran. Suara jangkrik yang berirama dan aliran air sungai kecil menjadi musik alami yang menenangkan jiwa, sementara langit gelap dihiasi bintang-bintang yang terlihat lebih terang dan jelas karena jauh dari polusi cahaya Jakarta. Bintang-bintang yang seolah menjadi saksi bisu atas perjalanan dua jiwa yang kini duduk berdampingan di teras vila.
Rehan dan Winda duduk berdampingan di bangku kayu jati yang sama seperti kemarin sore, ditemani secangkir teh chamomile hangat yang masih mengepulkan asap tipis—aroma herbal yang menenangkan saraf dan mengundang kejujuran. Angin malam berhembus lembut, membawa wangi bunga cempaka yang tumbuh liar di sekitar vila—wangi yang manis namun tidak memab