Pada minggu kedua jarak pribadi dengan Lee, Laura menghadiri pertemuan penjelasan evaluasi di sekolah. Delapan keluarga datang, sedangkan yang lain menerima bahan melalui jalur sekolah dan dapat mengajukan pertanyaan terpisah. Kehadiran di ruangan itu tidak dicatat sebagai persetujuan untuk ikut.
Bu Ratih membuka percakapan dengan menjelaskan bahwa kegiatan belajar biasa tetap berjalan bagi semua anak. Evaluasi yang diusulkan merupakan pilihan terpisah. Orang tua dapat menolak, meminta waktu, atau menarik persetujuan sesuai penjelasan tanpa harus menyampaikan alasan di depan keluarga lain.
Laura membantu menunjukkan bentuk bahan, sementara tim pendidikan menjelaskan tujuan serta batas penilaian. Seorang orang tua menanyakan apakah jawaban akan dikirim kepada perusahaan pendukung. Bu Sari menjawab laporan kepada mitra hanya mencakup hal yang disepakati dan tidak membuka keadaan keluarga.
'Kalau jumlah yang ikut sedikit, apakah orang tetap bisa menebak siapa yang menjawab?' tanya peserta lain.
Pertanyaan itu membuat ruangan lebih tenang. Pihak yang meninjau rancangan menjelaskan perlunya batas minimum peserta dan pengaturan laporan agar kelompok kecil tidak mudah dikenali. Jika syarat tidak terpenuhi, evaluasi tidak dijalankan dalam bentuk yang diusulkan.
Laura mencatat pertanyaan mengenai bahasa penjelasan. Ada orang yang memahami berhenti berarti seluruh kegiatan membaca anaknya akan dihentikan. Ia segera membantu memperjelas bahwa pilihan tersebut hanya menyangkut evaluasi tambahan, sementara pelajaran biasa tetap menjadi tanggung jawab sekolah.
Setelah pertemuan, beberapa keluarga meminta pembicaraan pribadi dengan pihak sekolah. Laura tidak ikut mendengar kasus keluarga yang tidak perlu diketahuinya. Ia membereskan contoh kosong dan menunggu Bu Sari menyampaikan tindak lanjut yang memang menjadi pekerjaannya.
Rani telah menyelesaikan ilustrasi untuk tahap persiapan. Biayanya diproses sesuai pekerjaan yang diminta, tidak menunggu apakah jumlah keluarga akhirnya cukup. Laura mengonfirmasi hal itu sebelum menerima pertanyaan tentang penggunaan bahan berikutnya.
Mula-mula jumlah persetujuan yang memenuhi syarat tampak cukup. Tim masih menunggu pemeriksaan terakhir dan tanggal. Laura tidak mengumumkan kegiatan akan berlangsung hanya karena angka awal memenuhi rencana.
Beberapa hari kemudian, dua keluarga menarik kesediaan. Sekolah menyampaikan perubahan tanpa meneruskan alasan pribadi kepada mitra. Pihak yang memeriksa rancangan menghitung kembali dan memastikan batas minimum untuk menjaga kerahasiaan tidak lagi terpenuhi.
Bu Sari mengadakan rapat singkat. Ada usul menunda sebentar sambil mencari pengganti. Laura menanyakan apakah keluarga yang belum memilih akan merasa sedang dikejar untuk memenuhi angka. Pihak sekolah juga tidak ingin penerimaan baru terburu-buru membuat orang tua melewatkan penjelasan.
'Kalau syaratnya tidak terpenuhi, kita perlu berani berhenti untuk tahap ini,' kata Laura.
Keputusan akhirnya adalah membatalkan evaluasi tiga bulan yang diusulkan dalam bentuk tersebut. Tidak ada pengamatan data yang dijalankan diam-diam melalui kegiatan biasa. Guru tetap dapat menggunakan materi yang memang sudah memiliki izin untuk pelajaran, tetapi tidak mengubahnya menjadi sumber laporan tambahan tanpa persetujuan baru.
Laura menyusun pengumuman sederhana untuk diperiksa sekolah. Ia tidak menyebut keluarga yang menarik diri atau membuat mereka terlihat sebagai penyebab kegagalan. Rencana berubah karena syarat pelaksanaan tidak terpenuhi. Pilihan berhenti justru harus tetap berarti meskipun membuat jadwal dan anggaran perlu disesuaikan.
Bu Ratih meminta kalimat tentang kegiatan belajar biasa ditempatkan di bagian awal agar keluarga tidak cemas anaknya akan kehilangan pelajaran. Laura mengubah susunannya dan mengirim kembali untuk diperiksa. Guru kemudian dapat menjelaskan keputusan dengan kata yang sama, tanpa mencari siapa yang memilih berhenti. Pertanyaan individual tetap dijawab melalui sekolah, sementara tim luar menerima kabar seperlunya untuk menutup pekerjaannya.
Daniel menerima keputusan melalui jalur kerja. Ia menanyakan biaya yang sudah dikeluarkan dan bagian anggaran yang belum digunakan. Laura bersama Bu Sari memisahkan pekerjaan persiapan yang tetap harus dibayar dari pengeluaran yang tidak lagi dilakukan.
Rani mendapat kepastian pembayaran penuh untuk tahap yang sudah diselesaikan. Tidak ada permintaan mengembalikan biaya karena hasilnya tidak masuk laporan evaluasi. Jika kelak ada permintaan bahan baru, hal itu akan dibahas tersendiri dengan lingkup dan imbalan yang jelas.
Laura menyampaikan kabar tersebut kepada Rani pada jam kerja. Ilustrator itu terdiam sebentar, lalu bertanya apakah gambarnya tetap boleh dipakai sesuai kesepakatan yang sudah dibuat. Mereka memeriksa batas yang berlaku, tidak menganggap pembatalan kegiatan mengubah semua hak penggunaan menjadi bebas.
'Aku senang kamu menjelaskan sebelum ada permintaan lain,' kata Rani.
'Kamu sudah mengerjakan yang kami minta. Itu tetap perlu dihargai.'
Pada minggu ketiga, Laura menyelesaikan laporan penutupan tahap. Tidak ada hasil peningkatan membaca karena evaluasi memang tidak berlangsung. Yang dapat dijelaskan adalah kegiatan persiapan, masukan terhadap bahan, keputusan pembatalan, dan status biaya.
Lee hadir pada bagian rapat mitra yang berkaitan dengan pendanaan. Laura menjawab pertanyaan profesional melalui Bu Sari dan Daniel seperti biasa. Mereka tidak memakai pertemuan itu untuk bertanya bagaimana jarak pribadi terasa atau apakah sudah ingin kembali makan bersama.
Ketika rapat selesai, Lee berpamitan kepada seluruh peserta dan pergi. Laura merasa sedih sesaat melihatnya menjauh tanpa percakapan yang dahulu biasa terjadi. Ia tidak menyalahkan sikap itu; mereka sedang menjalankan batas yang dipilih bersama.
Di rumah, Fiona membawa tugas sekolah dan meminta bantuan membaca petunjuk. Laura duduk di sampingnya. Ia tidak menjadikan tugas itu percobaan pengganti bagi evaluasi yang batal. Anak-anaknya tetap keluarga, bukan cara memenuhi angka yang hilang dari rencana kerja.
Zio menanyakan apakah program ibunya gagal. Laura menjawab ada tahap yang tidak dilanjutkan karena syaratnya tidak cukup. Bahan yang sudah dipelajari tetap memberi masukan, dan orang yang bekerja tetap dibayar.
'Berarti berhenti juga boleh walaupun sudah mulai menyiapkan?' tanyanya.
'Boleh, kalau melanjutkan justru membuat orang menjalani sesuatu yang tidak disepakati.'
Laura mendengar jawabannya sendiri dan teringat hubungan yang sedang mengambil jarak. Ia tidak ingin menjadikan satu keputusan pekerjaan sebagai petunjuk pasti bagi hidup pribadi. Namun ia memahami satu hal: waktu dan biaya yang sudah diberikan tidak selalu menjadi alasan untuk terus bergerak ke arah yang tidak lagi dapat dijalani dengan jujur.