Keesokan paginya, Arga kembali datang ke rumah sakit.
Karena akhir pekan, ia tidak perlu pergi ke kantor. Setelah memastikan beberapa urusan penting selesai melalui ponselnya, ia langsung menuju rumah sakit.
Langkahnya berhenti sesaat di depan ruang rawat Jenna. Saat membuka pintu, pandangannya langsung tertuju pada gadis itu. Jenna sudah tidak terbaring di ranjang seperti kemarin.
Infus yang sebelumnya terpasang di tangannya telah dilepas. Ia juga sudah berganti pakaian dengan sweater berwarna krem dan celana panjang sederhana. Rambutnya yang kemarin sedikit berantakan kini tersisir rapi.
Di sampingnya, Ratna sedang membereskan beberapa barang ke dalam tas. Arga mengangkat alis.
Jenna dan Ratna sama-sama menoleh.
"Arga?" Jenna tampak sedikit terkejut.
Arga melangkah masuk sambil me