===== BAB 37: Hak Suara yang Pindah =====
Daftar pembayaran membuka segel ketiga, dan hak suara keluarga mulai berpindah sebelum mereka sempat menyusun kebohongan baru.
Daftar pembayaran membuka segel ketiga, dan hak suara keluarga mulai berpindah sebelum mereka sempat menyusun kebohongan baru.
Direktur sementara dipilih melalui sidang terbuka. Kandidat menyerahkan riwayat investasi, hubungan vendor, serta keputusan keselamatan sebelumnya. Panel menolak dua nama yang pernah menerima bonus Cakrawala meski pembayaran itu sah.
Pilihan jatuh pada Ratih Pranoto, insinyur operasi yang pernah mengkritik Nusantara dari luar. Ia menerima masa jabatan enam bulan, larangan memperpanjang dirinya sendiri, dan evaluasi pekerja serta korban.
Reza menyerahkan token CEO kepada Ratih tanpa pidato. Daftar proyek aktif, risiko, dan keputusan tertunda telah diperiksa auditor. Satu kontrak bahan bakar mengandung konflik lama dan langsung dibekukan.
Hak suara saham keluarga ditempatkan pada kustodian gabungan. Salma dan Joko tidak menjadi pemilik kekayaan pribadi; mereka menggunakan suara dalam batas piagam dan tidak menerima dividen. Keputusan besar membutuhkan konsultasi publik serta putusan pengadilan.
Pemegang saham kecil khawatir kepentingan mereka hilang. Hakim Purnama membentuk kursi pengamat dan mekanisme keberatan. Mereka tidak memperoleh veto keselamatan, tetapi dapat menantang transaksi yang mengalihkan nilai secara tidak sah.
Dimas mengajukan gugatan konstitusional perusahaan. Ia berhak melakukannya. Panel menyimpan dana pembelaan kodisil terpisah dan tidak memakai kanal Nusantara untuk menyerangnya sebagai musuh pekerja.
Pada rapat pertama, Ratih menemukan enam kapal berjalan dengan dispensasi inspeksi. Reza telah memulai penghentian dua, sementara empat ditandatangani Vera. Ratih menahan semuanya dan menyediakan transportasi pengganti bagi penumpang.
Kerugian hari itu besar, tetapi laporan risiko menunjukkan keputusan perlu. Panel menerbitkan alasan teknis dan biaya, termasuk kemungkinan kesalahan. Transparansi bukan hanya mengumumkan kemenangan murah.
Joko meminta awak kontrak tetap dibayar selama penahanan kapal. Dana diambil dari cadangan dividen, bukan pengurangan lembur berikutnya. Keputusan dua suara disetujui Salma setelah dampak pada keluarga pekerja dijelaskan.
Nadya dipanggil sebagai ahli untuk satu jam. Setelah memberi rekomendasi sensor, ia meninggalkan rapat sebelum pengadaan dibahas. Kartu akses mencatat keluarnya sehingga tak ada anggapan ia mengendalikan keputusan melalui Reza.
Reza memindahkan barang terakhir dari kantor. Foto Surya, penghargaan, dan model YX-217 dimasukkan ke arsip, bukan rumah. Ia membawa buku catatan pribadinya setelah auditor memastikan tak ada dokumen perusahaan.
Di lobi, pekerja berbeda sikap. Ada yang mengucapkan terima kasih, ada yang berpaling, dan seorang teknisi mengatakan Reza terlambat. Reza tidak menjawab dengan daftar perbaikannya. Ia mengatakan teknisi itu benar bahwa keterlambatan memiliki korban.
Maya menanyakan rencana kerjanya. Selama penangguhan, Reza tak boleh memberi nasihat operasi atau menghubungi klien Nusantara. Ia memilih membantu administrator aset serta menghadiri terapi, pekerjaan yang tidak memberinya panggung.
Kontrak pernikahan tidak bergantung pada jabatan CEO. Rumah keamanan, biaya hukum, dan tenggat lima belas bulan tetap berlaku. Namun klausul acara publik otomatis berhenti karena Reza tak lagi mewakili perusahaan.
Nadya membaca perubahan bersama pengacaranya sendiri. Ia dapat pindah tanpa penalti jika keamanan memungkinkan. Ia belum memutuskan malam itu, tetapi meminta kamar kerja terpisah dan akses rumah yang tidak dilacak Reza.
Reza menyetujui serta menghapus kunci cadangan dari ponselnya di hadapan petugas. Sistem keamanan dikelola vendor baru di bawah panel. Nadya menerima kontrol atas siapa yang melihat jadwal pribadinya.
Rani menelepon untuk mengajak Reza tinggal bersamanya. Ia menolak dengan lembut. Kehilangan kursi tidak harus membuatnya kembali menjadi anak yang semua pilihannya ditentukan nenek.
Berita menampilkan foto penyerahan token sebagai kejatuhan pewaris. Reza mematikan layar. Di meja makan, Nadya bertanya apakah ia ingin ditemani atau sendiri. Ia memilih ditemani tanpa membahas perkara.
Mereka makan dalam diam, lalu membicarakan tanaman yang hampir mati dan kebocoran keran. Percakapan biasa itu menunjukkan hubungan dapat ada tanpa ruang rapat, meski belum menjawab apakah ia akan hidup setelah kontrak.
Pemindahan suara diuji melalui transaksi kecil sebelum rapat besar. Permintaan membeli alat pemadam disetujui Joko serta Ratih, sementara Purnama meninjau prosedur. Waktu keputusan lebih singkat daripada sistem keluarga lama.
Satu anggota baru memiliki saudara pada vendor. Ia mengundurkan diri dari suara dan pengganti masuk. Catatan konflik dipublikasikan tanpa menuduh hubungan keluarga sebagai kejahatan.
Panel menyusun cara pekerja mengusulkan agenda. Seratus tanda tangan tidak lagi diperlukan; satu laporan risiko dengan data dapat memperoleh sidang. Kanal itu segera mengungkap kabel aus pada kapal lain.
Pemegang saham kecil memenangkan satu keberatan tentang biaya konsultan. Kontrak dibuka ulang dan harga turun. Struktur publik tidak berarti kepentingan pemodal selalu kalah, hanya tak menguasai keselamatan sendirian.
Reza menerima satu panggilan darurat dari mantan bawahan dan meneruskannya ke Ratih tanpa memberi instruksi. Ia menulis peristiwa itu ke log konflik. Kebiasaan lama diuji pada saat praktis, bukan hanya pidato.
Di rumah, Nadya melihat ia beberapa kali membuka aplikasi perusahaan yang sudah tak aktif. Reza menghapus pintasan atas pilihannya sendiri dan membawa dorongan tersebut ke terapi.
Ratih menonaktifkan ruang khusus keluarga di kantor. Ruang itu diubah menjadi tempat konsultasi pelapor dengan pintu yang dapat dibuka dari dalam dan jadwal terlindung.
Hak suara telah berpindah dari dinasti, dan Reza pulang sebagai suami yang tidak lagi mempunyai kursi.