===== BAB 33: Vera Melawan Ayahnya =====
Rumah aman yang bocor akhirnya ditutup, tetapi kebocorannya membawa Vera ke keputusan melawan ayahnya secara terbuka.
Rumah aman yang bocor akhirnya ditutup, tetapi kebocorannya membawa Vera ke keputusan melawan ayahnya secara terbuka.
Vera meminta rekamannya diputar di hadapan jaksa, pembela khusus, dan perwakilan korban. Ia tidak ingin menyerahkannya hanya kepada Reza atau Rani, karena keluarga selalu mengubah bukti menjadi alat tawar.
Rekaman dibuat dua minggu sebelum YX-408. Dimas terdengar memerintah Vera memberikan kartu kepada Ilham dan menjaga jalur penjualan Cakrawala. Ia menyebut gangguan singkat akan membuat dewan panik tanpa melukai penumpang.
Vera bertanya bagaimana jika sistem gagal lebih buruk. Dimas menjawab awak akan mengatasi dan asuransi menanggung sisanya. Kalimat itu menunjukkan penerimaan risiko, meski belum membuktikan ia memerintahkan setiap kode yang ditambahkan Bagas.
Pada bagian berikutnya, Bagas menelepon. Ia menuntut akses lebih besar dan menyebut seratus delapan puluh enam orang sebagai tekanan yang berguna. Dimas memerintahkannya berhenti, tetapi tidak melapor. Ia malah menyuruh Vera menghapus pertemuan.
Jaksa memisahkan dua tahap: Dimas memulai rencana gangguan, Bagas memperluasnya menuju kemungkinan kecelakaan, dan keduanya mempertahankan penutupan. Vera turut memberikan alat serta menghapus jejak.
Pengacara Vera meminta rekomendasi hukuman ringan karena rekaman itu. Salma berkata rekomendasi hanya dapat dibahas setelah keluarga mendengar dampak dan seluruh keterangan diuji. Jaksa menyetujui; kerja sama bukan lelang siapa paling cepat mengkhianati rekannya.
Vera mengakui rekaman dibuat untuk memeras ayahnya jika sahamnya dicabut. Ia bukan pelapor yang sejak awal berniat menyelamatkan orang. Motif buruk tidak membuat audio palsu, tetapi memengaruhi cara pengadilan menilai dirinya.
Ahli memeriksa perangkat asli, kebisingan ruang, dan cap waktu. Tidak ada tanda penyuntingan. Kamera lobi serta kalender Dimas menempatkan mereka di kantor pada waktu yang sama.
Dimas menolak memberikan sampel suara sukarela. Pengadilan mengizinkan pembandingan dengan pidato publik dan rapat resmi. Ahli menyimpulkan dukungan kuat terhadap identitasnya, dengan batas akibat kompresi ponsel.
Vera lalu menyerahkan kunci penyimpanan lain. Isinya daftar pembayaran jaringan pengawasan, termasuk petugas yang membocorkan rumah aman. Instruksi terbaru dari Dimas memerintah anak Vera dipindahkan bila ia melanjutkan profer.
Program perlindungan memeriksa anak tersebut tanpa menyebut rincian ancaman. Ia aman dan ingin tetap bersama pengasuh yang dikenalnya. Vera tidak memanfaatkan kamera untuk menampilkan diri sebagai ibu korban; ia meminta semua gambar anak disegel.
Reza menerima ringkasan melalui penasihat. Ia ingin menghubungi Vera, tetapi menahan diri. Kesaksian sepupunya tidak membutuhkan persetujuan keluarga lain. Ia hanya mengirim konfirmasi bahwa biaya perlindungan anak tidak akan diambil dari bagian restitusi Vera.
Rani mengeluarkan pernyataan bahwa Dimas telah mengkhianati keluarga. Salma meminta kalimat itu tidak dimuat melalui kanal panel. Perkara ini bukan tentang kehormatan Dirgantara. Rani boleh berbicara pribadi, bukan memakai fasilitas baru untuk perang lama.
Vera menandatangani pelepasan jabatan direktur. Panel menolaknya sebagai pengganti proses disipliner dan tetap mengadakan sidang atas tindakannya. Pengunduran diri menghentikan akses, bukan menghapus catatan.
Pada sidang itu, tiga pekerja menjelaskan bagaimana tekanan Vera membuat pemeriksaan dipercepat. Ia mendengarkan tanpa menyela. Salah seorang menolak permintaan maafnya dan meminta larangan jabatan industri. Vera mengatakan ia memahami permintaan tersebut akan dipertimbangkan hakim.
Rekaman juga memuat nama yayasan Surya. Dimas mengatakan ayah Reza membayar saksi setelah YX-217 dan Rani meneruskan alirannya. Bagian itu dapat membuka segel ketiga, tetapi sekaligus menunjukkan Surya tak sebersih mekanisme wasiat yang ia rancang.
Nadya mendengar kutipan itu dan melihat Reza menutup berkas. Mereka tidak membahas bukti di rumah. Reza hanya berkata ia akan meminta semua surat ayahnya dibuka melalui kustodian, termasuk yang merugikan warisan.
Vera menyelesaikan sesi terakhir setelah enam jam. Ia tetap berada dalam perlindungan dan menunggu dakwaan. Di pintu, ia meminta satu hal dicatat: melawan Dimas hari ini tidak membatalkan bahwa ia pernah bekerja untuknya.
Arman menerima pernyataan itu tanpa pujian. Rekaman dikunci oleh Salma dan Joko, lalu salinannya diberikan kepada pembela. Tidak ada anggota keluarga yang memegang versi tunggal.
Profer Vera diuji dengan satu pertanyaan yang jawabannya sudah diketahui jaksa. Ia awalnya menyangkal pembayaran propaganda, lalu mengoreksi setelah bukti ditunjukkan. Kebohongan itu mengurangi nilai rekomendasi hukum.
Pengacaranya meminta sesi dihentikan agar Vera memahami akibat. Setelah kembali, ia menyerahkan kontrak akun palsu dan daftar staf. Beberapa staf hanya menjadwalkan konten biasa; peran mereka dipisahkan.
Seorang staf mengaku memotong foto toko Lina tanpa tahu akan dipakai sebagai ancaman. Ia tetap melanggar privasi, tetapi tak didakwa sebagai bagian penculikan. Panel menawarkan pemulihan bagi Lina tanpa menuntut label sama pada semua pelaku.
Vera juga mengungkap ayahnya memiliki salinan rekam medis Reza. Surat penyitaan menemukan amplop belum dibuka di brankas Dimas. Hak privasi Reza dijaga sambil amplop diperiksa dari luar.
Pada akhir hari, Vera menandatangani peta peran dengan warna pengetahuan, tindakan, dan dugaan. Peta membuat keterangannya lebih sempit daripada cerita pertama, namun lebih berguna bagi pengadilan.
Anak Vera diberi penjelasan sesuai usia bahwa ibunya membantu penyelidikan dan tetap menghadapi akibat. Petugas tidak memintanya memilih pihak antara ibu, kakek, atau keluarga lain.
Satu salinan pernyataannya disimpan pengadilan secara mandiri.
Vera melawan ayahnya dengan bukti, dan bukti itu sekaligus membuka kebusukan Surya.