===== BAB 83: Halaman yang Hilang =====
Bram mengklaim satu halaman notebook yang hilang membuktikan Raka mengaktifkan override.
Kotak sitaan rumah Bram dibawa ke ruang inventaris pengadilan tanpa dipindahkan dari troli tersegel. Nomor setiap segel dibacakan oleh kustodian dan dicocokkan dengan video penggeledahan lama. Alena hadir sebagai pengenal dokumen, tetapi tidak boleh membuka kemasan atau memilih urutan pencarian.
Foto yang diajukan pembela memperlihatkan tepi meja kayu serta kain hijau. Penyidik menemukan meja dan kain tersebut pada gambar rumah Bram. Kotak yang memuat isi laci diberi nomor tiga puluh satu. Segelnya utuh dan beratnya sama dengan formulir awal.
Di dalamnya ada buku manual, kuitansi, dan map kosong. Ahli memeriksa lapisan map dengan cahaya miring. Satu sisi terasa lebih tebal. Setelah izin semua pihak dicatat, ia membuka jahitan dan menemukan lembar terlipat di antara karton.
Halaman itu difoto di tempat sebelum diangkat. Nomornya mengisi celah notebook Reno. Serat tepi cocok dengan bekas sobekan pada buku yang disimpan regulator. Foto Bram hanya menampilkan separuh atas; bagian bawah selama ini tidak diperlihatkan.
Semua orang diminta mundur ketika ahli memindahkan lembar ke alas bebas asam. Kamera pengadilan merekam telapak tangannya yang bersarung, jam dinding, serta kedua kuasa hukum dalam satu bingkai. Salinan kerja dibuat dari pemindaian pertama; lembar asli tidak dibawa ke ruang sidang sebelum kantong barunya disegel. Alena mencatat nomor segel pada buku pribadinya, lalu menyerahkan catatan itu agar ikut menjadi lampiran. Ia tidak ingin ingatannya kelak dipakai menggantikan prosedur.
Pengacara Bram meminta map dibuka ulang untuk mencari benda lain. Kustodian menolak sampai ruang lingkup permintaan ditulis dan disetujui majelis melalui sambungan video. Hanya setelah izin muncul, karton kedua diperiksa dan dinyatakan kosong. Penundaan dua belas menit terasa menyiksa, tetapi Alena memahami nilainya: bukti yang menguntungkan Raka tidak boleh mendapat jalan pintas hanya karena ia berharap isinya benar.
Tulisan atas berbunyi Araka membuka akses. Jika berhenti di sana, klaim Bram tampak benar. Pada baris berikutnya, Reno menulis bahwa akses itu adalah akun whistleblower untuk membawa buku pembelian, bukan override keamanan. Raka diminta menjaga amplop dan tetap di kursi 2A.
Ahli tulisan menerima halaman serta sampel Reno tanpa transkrip. Bentuk huruf, tekanan, dan tinta cocok dengan bagian notebook yang dibuat pada malam VX-217. Tinta tidak sama dengan pena Bram. Debu di lipatan memiliki komposisi rumah Bram dan diperkirakan mengendap bertahun-tahun, meski usia tepat tidak dapat ditentukan.
Pembela menyatakan halaman bisa ditanam saat penggeledahan. Video tubuh petugas menunjukkan map masuk kotak dari laci dan segel dipasang di lokasi. Tidak ada jeda tanpa kamera. Kustodian awal bersaksi tidak membuka jahitan karena map tampak kosong dan surat saat itu hanya mengizinkan inventaris permukaan.
Alena meminta tekanan tulisan dianalisis. Lembar di bawah halaman saat Reno menulis telah meninggalkan bekas pada halaman lain yang sudah ada di notebook. Urutan tekanan cocok: halaman hilang berada di antara catatan beban dan permintaan prioritas, bukan dibuat setelah kecelakaan.
Bagian bawah memuat pengakuan Reno sendiri. Ia menulis bahwa memasukkan Raka tanpa manifest serta menunda alarm formal adalah pelanggaran. Ia meminta siapa pun yang menemukan buku mencatat kesalahan itu bersama alasan melindungi pembocor. Kalimat terakhir menyebut ia akan menyerahkan dokumen di tujuan dan menerima pemeriksaan.
Tulisan itu membuat tengkuk Alena panas. Selama bertahun-tahun ia membayangkan satu kalimat yang akan membersihkan Reno sepenuhnya. Yang datang justru kalimat ayahnya sendiri tentang pemeriksaan yang pantas ia terima. Kekecewaan dan lega dapat berada dalam tubuh yang sama. Ia meminta waktu dua menit, minum tanpa meninggalkan kamera, lalu kembali sebelum analis melanjutkan. Tidak seorang pun memintanya menjadi anak yang tenang demi kredibilitas bukti.
Tidak ada kalimat yang menyebut Reno tidak bersalah. Halaman itu justru menyelesaikan bentuk kesalahannya. Ia memilih perlindungan rahasia ketika prosedur keselamatan menuntut keterbukaan segera. Namun ia tidak mengaktifkan override atau bersekutu dalam pembelian komponen.
Raka membaca salinan dari meja saksi. 'Ia mencatat namaku sebagai pembawa, bukan operator.'
'Dan mencatat dirinya melanggar prosedur,' kata Alena.
'Keduanya harus masuk.'
Ratih meminta halaman lengkap diberikan kepada keluarga korban sebelum ringkasan media. Majelis menyetujui setelah nama rekening disamarkan. Bram tidak mendapat keuntungan dari potongan yang ia simpan; bagian yang ia sembunyikan ikut menjadi bukti perintangan.
Jaksa tidak menambah teori baru. Ia memakai halaman untuk menguatkan peran Raka sebagai pembocor dan Reno sebagai orang yang menunda laporan, lalu kembali pada aktuator, log BW, serta perintah Guntur. Pembela mendapat waktu memanggil ahli tandingan.
Ahli tandingan tidak menemukan ketidakcocokan tinta atau serat. Ia hanya menekankan usia debu tidak presisi. Majelis mencatat keterbatasan itu. Keaslian halaman bertumpu pada beberapa ciri, bukan satu angka laboratorium.
Dalam pemeriksaan silang, Maya meminta ahli tandingan menyebut kemungkinan lain secara terukur. Ia mengakui penanaman modern akan memerlukan akses ke map sebelum segel, kertas dari notebook asli, tinta periode yang sama, serta kemampuan meniru tekanan yang sudah tercetak pada lembar berikutnya. Kemungkinan tidak menjadi nol, tetapi tidak ada bukti satu pun dari rangkaian itu terjadi. Majelis menolak bahasa kepastian mutlak dan menerima kesimpulan dengan batas yang dinyatakan.
Bram menyaksikan dari meja terdakwa ketika bagian bawah ditampilkan. Alena tidak mencari reaksi pada wajahnya. Foto potongannya, benang map, dan permintaan penggeledahan lama sudah menjelaskan tindakan yang dapat dibuktikan. Apakah ia malu, takut, atau tetap merasa benar bukan lagi pertanyaan yang harus Alena pecahkan.
Setelah sesi ditutup, halaman dimasukkan ke kantong arsip baru, diberi nomor, dan disimpan bersama notebook tanpa ditempel kembali. Bekas sobekan tetap terlihat untuk pemeriksaan masa depan.
Alena keluar gedung ketika langit sudah gelap. Ia tidak merasa ayahnya dipulihkan secara sederhana. Ia merasa akhirnya Reno diizinkan menjadi manusia yang mencoba menyelamatkan seseorang, terlambat melapor, dan tetap bukan penyebab yang selama ini diumumkan.
Panitera mengirim jadwal baru sebelum ia sampai kendaraan. Tidak ada lagi saksi atau bukti yang akan diterima kecuali keadaan darurat.
Majelis menjadwalkan putusan pagi berikutnya.