===== BAB 65: Simulasi Hujan =====
Pengadilan memerintahkan simulasi teknis terbuka untuk menentukan penyebab jatuhnya VX-217.
Hangar pengujian dipilih di luar fasilitas Vantara. Dua simulator memakai perangkat lunak berbeda dan dikendalikan tim yang tidak menerima kesimpulan perkara. Alena membantu menyusun daftar masukan, lalu menarik diri dari tombol pelaksanaan karena statusnya saksi dan putri Reno. Setiap data cuaca, beban, aktuator, dan waktu override diberi hash sebelum dimasukkan.
Pengadilan memerintahkan parameter dikunci dua belas jam sebelum uji. Angin, hujan, beban kursi 2A, dan keterlambatan sensor diambil dari log mentah. Kedua pihak menerima citra yang sama. Bila ahli ingin mengubah satu nilai, perubahan harus diumumkan dan dijalankan pada kedua simulator. Aturan itu mencegah serangkaian percobaan tersembunyi sampai satu hasil tampak meyakinkan.
Sebelum skenario berjalan, operator melakukan uji kontrol dengan unit virtual sehat. Hasil kedua simulator berbeda kurang dari satu persen. Pembela menyetujui kalibrasi awal di depan hakim pengawas. Alena baru percaya angka kecelakaan dapat dibandingkan setelah mesin membuktikan dirinya pada keadaan normal.
Pak Yudhis serta dua wakil korban mengamati dari ruang kaca. Pembela menempatkan ahli mereka di belakang operator. Seluruh layar direkam, termasuk percobaan gagal dan pengaturan ulang. Tidak ada kesempatan memilih hanya hasil yang menguntungkan.
Skenario pertama memakai aktuator bersertifikat asli tanpa override. Dalam hujan dan beban yang sama, unit mempertahankan kendali. Skenario kedua mengganti aktuator dengan komponen rekondisi yang nomor lotnya ditemukan pada VX-217. Hambatan muncul, tetapi prosedur darurat Reno masih memberi peluang pemulihan pada empat dari lima pengulangan.
Skenario ketiga menambahkan perintah Bram membuka ruang kendali pada detik dalam log. Daya cadangan berpindah, respons aktuator terlambat, dan semua pengulangan melewati batas pemulihan. Alarm yang terdengar dari simulator sama dengan pola pada pita. Alena merasakan bulu lengannya berdiri ketika suara lama memenuhi hangar baru.
Pada pengulangan pertama, operator refleks menghentikan simulasi saat peringatan benturan muncul. Hakim memerintahkan data tetap disimpan dan uji diulang dengan protokol psikologis untuk kru. Tidak ada adegan kecelakaan visual; hanya angka dan alarm. Keluarga korban dapat meninggalkan ruang tanpa kehilangan hak menerima hasil. Dua orang memilih keluar, dan layar pribadi mereka dimatikan.
Alena memperhatikan grafik daya. Tepat setelah override, garis cadangan jatuh seperti pada catatan Reno. Itu menjelaskan mengapa prosedur yang benar tidak cukup pada detik akhir. Ia meminta ahli menandai korelasi, bukan menyebutnya sebab sebelum kedua simulator selesai.
Ahli pembela meminta skenario dengan laporan Reno dikirim satu giliran lebih awal. Pada model prosedural, keberangkatan ditahan untuk pemeriksaan lot. VX-217 tidak masuk situasi bahaya. Pengacara Guntur menyebut hasil itu bukti Reno penyebab kecelakaan.
Ketua tim menjawab hati-hati. 'Ini menunjukkan peluang pencegahan administratif. Penyebab fisik kegagalan tetap aktuator rekondisi dan kehilangan daya setelah override. Orang yang gagal mencegah bahaya tidak otomatis menciptakan komponen rusak.'
Ahli pembela menantang definisi penyebab. Pengadilan meminta tiga lapis ditulis terpisah: kondisi awal, tindakan pemicu, dan kesempatan pencegahan. Aktuator rekondisi menjadi kondisi awal; override menjadi pemicu hilangnya kendali; laporan Reno yang terlambat menjadi kesempatan pencegahan yang hilang. Kerangka itu menghindari permainan memilih hanya satu dosa.
Alena meminta penambahan lapis keputusan setelah kecelakaan. Cover-up tidak menjatuhkan unit, tetapi menghalangi koreksi komponen dan memungkinkan VX-408 disabotase dengan pola sama. Hakim menyetujui bagian tersebut masuk lampiran, bukan simulasi sebab teknis.
Alena meminta kalimat itu tidak dipakai sebagai slogan. Laporan harus mencatat bahwa Reno memiliki kesempatan nyata melapor lebih cepat dan tidak melakukannya. Dewi menyetujui dari kursi belakang. Pak Yudhis meminta kedua kesimpulan ditempatkan pada halaman yang sama agar tak ada pihak mengutip satu tanpa yang lain.
Tim kedua menghasilkan pola serupa, meski peluang pemulihan tanpa override hanya tiga dari lima. Perbedaan model dicatat. Kedua tim sepakat aktuator asli tidak gagal, unit rekondisi mempersempit margin, dan override pada waktu kritis menghilangkan margin tersisa.
Pembela diberi kesempatan menjalankan dua skenario tambahan. Satu memakai beban tanpa Raka dan tetap gagal setelah override. Itu menunjukkan pelanggaran manifest bukan penyebab teknis. Skenario lain memakai aktuator rekondisi tetapi tanpa hujan; unit masih mengalami hambatan namun pulih. Cuaca memperberat, tidak menciptakan cacat.
Semua konfigurasi diekspor saat sesi selesai. Sari dan ahli pembela masing-masing menghitung hash, lalu wakil korban menerima salinan terenkripsi. Tidak ada satu server yang memegang satu-satunya hasil. Alena menandatangani hanya daftar parameter yang ia bantu susun, bukan kesimpulan akhir.
Raka tidak duduk bersama operator. Ia membantu regulator membuka spesifikasi lama melalui otorisasi pemegang arsip, kemudian menyerahkan akses. Ketika satu teknisi Vantara mencoba meminta arahan, Raka menunjuk Alena dan ketua tim independen. Ia tidak mengambil kembali kuasa melalui pintu samping.
Saat jeda, Alena dan Raka berdiri dekat mesin minuman. Raka bertanya apakah ia ingin ditemani. Alena berkata ya, tetapi tidak ingin dibujuk bahwa Reno sudah dibersihkan.
'Laporan lengkap atau tidak sama sekali,' kata Raka.
Alena menyentuh punggung tangannya. 'Itu alasan aku masih di sini.'
Sore menjelang ketika Sari menerima alarm dari pusat data kalibrasi. Seseorang dengan hak akses lama menjadwalkan penghapusan cadangan tepat sebelum hasil simulasi diserahkan. Akun itu milik Yanuar Prabowo, manajer infrastruktur yang pernah bekerja langsung di bawah Guntur dan belum masuk daftar tersangka.
Polisi memperoleh perintah pengamanan cepat. Kamera kantor menunjukkan Yanuar menerima pesan terenkripsi dari perangkat yang selama ini tidak aktif. Isi yang berhasil dipulihkan hanya enam kata: bakar sumber, jangan sisakan model pembanding. Lokasinya bergerak menuju pusat data.
Alena meminta pusat dievakuasi dan listrik ruang arsip dipisahkan. Sebelum perintah sampai ke seluruh lantai, sensor asap menyala pada rak cadangan kalibrasi.
Seorang loyalis Guntur menerima perintah membakar cadangan kalibrasi sebelum hasil simulasi diumumkan.