Dika masuk ke dalam ruangan Elwin dengan muka yang benar-benar memerah. Ia sangat marah saat ini.
Dika langsung menarik tangan wanita yang ada di meja Elwin dengan paksa dan mengusirnya keluar dari ruangan. Sempat ada perlawanan dari wanita itu, tetapi Dika berhasil menyeretnya keluar.
Dika mengunci pintu ruangan Elwin dan segera menghampiri laki-laki yang duduk dengan santainya.
" Jadi ini maksud lo nyuruh gue bawa Tala kesini?! " Dika benar-benar dalam keadaan emosi saat ini.
" Woww, santai bro " Wajah Elwin sangat tenang dan malah membuat dika semakin marah.
" Sekarang gue tau kenapa tiba-tiba lo nerima perjodohan sama cewe Nggak Jelas kaya gitu "
" nggak jelas? Dia itu pewaris perusahaa terbesar nomor 3 di Indonesia, nggak jelasnya? " Tanya Elwin dengan muka bingung.
"