Dengan sisa tenaga yang masih Hasan miliki, laki – laki itu tetap berusaha mempertahankan kesadarannya, berusaha kuat dan berdoa semoga yang kuasa bisa segera memberikan pertolongannya. Karena, setelah semua penyiksaan yang saat itu sudah dia terima, setelah semua rasa sakit Hasan dapatkan, setelah semua luka yang tergores ditubuhnya, Hasan tetap berusaha dan berharap agar dia bisa tetap hidup melihat dan menyaksikan orang – orang yang disayanginya.
“Ternyata, dia masih punya kekuatan untuk mempertahankan kehadirannya, aku pikir nyawanya sudah pergi meninggalkan raganya yang bahkan sudah tidak berguna ini” ujar Kakek Aland, sambil menekan punggung Hasan yang saat itu sudah tergeletak dilantai masih dengan tangan dan kaki terikat di kursi.
“Kau mau aku g