(Babak Penyisihan)
Bagian I: Kemegahan yang Dingin di Alun-Alun Keraton.
Alun-alun utama Kota Karang Keraton pagi itu disulap menjadi gelanggang raksasa yang memancarkan kemewahan sekaligus kecanggihan teknologi karesidenan. Di sekeliling lapangan batu gamping yang luas, bendera-bendera kain sutra biru tua bergambar logo roda besi Serikat Dagang Nusantara berkibar megah ditiup angin laut. Ribuan warga kota, bangsawan lokal, pedagang perantara, hingga kuli dermaga menyemut di tribun-tribun kayu berundak, menciptakan keriuhan rendah seperti dengung ribuan lebah di dalam sarang.
Di sisi utara gelanggang, berdiri panggung kehormatan berselimut kain beludru merah. Di sana duduk lima juri utama: Lord Thomas sang budayawan senior; Koki Kepala Istana bernama Master Chen; serta tiga pejabat ekon