Bambang menatap gambaran dirinya melalui pantulan cermin yang menempel pada dinding di bawah jam bulat. Sedang menata wajah dan rambutnya untuk pergi ke acara perayaan menyambut pergantian tahun malam ini. Krim wajah dipadukan dengan bubuk bedak bayi, dioleskannya di seluruh wajahnya, leher, dan kedua tangannya. Sesekali menggeser tatapan ke atas melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam.
"Aku harus buru-buru, entar telat nemuin sejuta Lala," gumam Bambang. Tangan kirinya terulur meraih botol minyak wangi yang berada di samping cermin. Ia semprotkan minyak wangi itu ke sekujur tubuhnya sampai ke kepala.
Begitu percaya dirinya Bambang dengan olesan bedak yang menyelimuti seluruh wajahnya, bahwa semua itu akan membuat wajahnya tampil lebih putih. Detik berikut