"Bambang!" Terdengar suara cempreng seorang wanita dari arah bawah loteng dekat tangga.
Bambang menghentikan pergerakan kaki kanannya yang akan terayun keluar dari ambang keluar masuk loteng. "Duh! Kak Eti manggil aku buat apa sih!" gumam Bambang pelan mendengus kesal sambil mengembalikan posisi pijakan kaki kanannya ke samping kaki kiri.
"Mbang!" panggil Eti lagi. Suaranya terdengar semakin mendekat dengan diiringi suara pijakan pada anak tangga.
"Hmm!" Bambang berbalik badan membelakangi ambang keluar masuk loteng kemudian berpura-pura sibuk merapikan seragam yang dikenakannya. Ia tahu kalau kakak iparnya itu akan melewati tangga untuk mendatanginya di atas loteng.
"Bambang, tolong beliin minyak goreng dong," pinta Eti sambil memunculkan kepalanya menengok melalui bingkai ambang kelu