Tawa Lala memudar seiring ejekan Owel terhadap Bambang berhenti. Lala mengatur nafasnya sambil mengusap tetes air yang sedikit keluar dari celah kelopak matanya karena gelak tawa.
Bambang masih menundukkan kepala, diam dan enggan untuk membalas perlakuan Owel terhadapnya. "Awas kamu, Wel. Aku balas nanti!" Mulutnya mengerucut sambil menggerutu dalam hati.
Setelah tawa, hening sebentar lalu berganti dengan obrolan kecil yang terdengar samar dari arah dalam rumah setelah Owel berhenti menoleh ke luar. Sementara itu, Bambang masih menunduk, menahan amarah yang bercampur rasa malu.
Lala mendongakkan kepalanya, menatap ke arah Bambang yang berdiri membelakanginya. Lala menghela nafas pelan, "Duh, kayaknya aku udah keterlaluan deh tadi pas ikut ngetawain Bambang," lirihnya dalam hati karena i