Pov agus
Akhirnya Kami berempat menuju ke rumah Pak Firman, untuk mengecek keadaan rumahnya. siapa tahu saja kita bisa mempelajari apa yang terjadi di sana. meninggalkan bapak Kang Arif yang masih tertidur.
Sesampainya di rumah Pak Firman, kami pun disambut dengan baik, meski dengan keadaan seadanya, karena beliau masih trauma, masih mengingat kejadian tadi malam yang menimpa keluarganya.
"Bapak sudah mengecek, semua akses yang bisa masuk ke rumah?" Tanyaku mulai membahas inti permasalahan.
"Belum, jangankan untuk mengecek. tadi saja ke majelis taklim, rasanya sangat lemas, kalau tidak memaksakan!" jawab Pak Firman yang terlihat lesu.
"Boleh saya mengecek rumah bapak?" aku mau minta izin terlebih dahulu, sebelum melaksanakan apa yang akan kuperbuat.
"Boleh, silakan!" ujar Pak