Pov agus
Mataku menangkap ada isolatif kecil, sangat kecil sehingga kalau tidak diperhatikan dengan jelas, itu tidak akan terlihat.
"Ini apa, ya?" Tanyaku sambil menunjukkan isolastif yang menempel di bungkus kopi, karena tidak menutup kemungkinan, bahwa kopi yang baru dibeli akan seperti itu.
Kang arif pun melepas isolatif, yang ukurannya hanya sebesar ujung kuku. "Ini kayaknya isolatif" jelas Kang Arif sependapat denganku, kemudian dia memperlihatkan isolatif yang sudah ada di ujung jarinya.
Kang Arifpun memperhatikan bungkusan kopi yang satunya lagi, karena Pak RT ngasih kopi itu dua bungkus. dan ternyata kopi itu sama juga, ada isolatif yang menutupi bungkus kopi itu.
"Kok bungkus kopinya kempis? ujar Kang Arif merasa heran, sambil membagikan tatapan ke arah kami.
"Mungkin