"Hmm."
"Nanti," ulang Sandra. "Bukan sekarang."
Telepon itu ditutup tanpa kata pamit.
"Bah ... main diputuskan aja, besok - besok nggak kuangkat telepon kau, baru tahu rasa!" umpat Arsya lalu melemparkan ponselnya ke atas tempat tidur dan kembali ke depan TV.
----
Telepon dari Tanti masuk lagi ketika Dede sedang merapikan buku pelajaran di atas meja belajarnya. Dede mengambil ponselnya lalu menggeser tombol di layar ponsel tanda menerima panggilan Tanti, tapi masih terus melakukan kegiatannya tadi.
"Halo."
"Sudah aku telepon si Lia barusan," kata Tanti tanpa basa-basi.
"Terus?" tanya Dede singkat.
"Ngeri-ngeri sedap si Sandra, masa dia mau ngajak ribut si Arsya."
Dede berhenti menyusun buku, ia naik ke tempat tidurnya.
"Mau ngajak ribut cemana maksudmu?"
"Mungkin sudah kelewat