Dan yang lebih penting, Dede akan ada di sana.
----
Sehari sebelum keberangkatan keluarganya, Arsya video call Dede. Sebenarnya kan mereka biasa telpon tiap hari, tapi ini jadi spesial ketika sekitar empat puluh delapan jam lagi mereka akan bertemu.
"Sudah siap terbang besok?" tanya Arsya menatap Dede.
"Siap, itu koper udah sembilan puluh persen, cuma masih ada yang kurang dikit, baru mau kucari nanti tunggu mama pulang, Soalnya mama juga ada yang mau dicari," jawab Dede sambil menunjuk koper hitam di sudut kamar.
"Hmm ... bagus. Nanti kamu jangan capek - capek ya, banyak istirahat di pesawat, jangan ngobrol aja sama Tanti. Sampai sini cuaca dingin kali. Jaket tebal jangan lupa dibawa, tapi nggak usah banyak - banyak, bikin penuh kopermu aja, beli aja nanti disini."
"Sudah kusiapkan.