Dede sudah bisa membayangkan ekspresi Arman mendengar pernyataan itu. "Pasti pening lah kepala Abang itu dengar permintaan kau."
"Enggak," jawab Tanti cepat. "Dia bilang, 'Aku nggak nyuruhmu masak, asal pintar saja cari pembantu yang pintar masak.'"
Dede tertawa makin lepas.
"Waktu Mamaku dengar kami lagi ngayal - ngayal kek gitu, langsung dibilangnya ke Bang Arman, 'Man, banyak kali syaratnya. Cari aja lah yang lain. Banyak yang cantik, nggak bertingkah kayak gini.'"
"Ada - ada aja tante Ida," kata Dede sambil tertawa.
"Iya, tahu lah sendiri mamaku kek apa. Tapi tahu nggak apa jawab bang Arman my love itu?"
"Apa?"
"'Model begini limited edition, Tante. Yang lain boleh cantik dan pintar masak, tapi nggak ada lho yang bawelnya tahan lama kayak dia ini,' katanya sambil nunjuk aku."
D