Yang terjadi justru di luar dugaan. Dede tertawa.
Arsya mengernyit. "Kok ketawa?"
"Soalnya mirip kali. Emang kalo sampe kejadian, aku pasti ngomongnya kayak gitu," jawab Dede sambil masih tersenyum.
Arsya ikut tertawa kecil. Ketegangan di antara mereka mulai mencair.
"Nah, kan. Makanya aku cari jalan lain. Aku nggak mau kayak Abang yang langsung melarang Tanti. Ujung - ujungnya ribut panjang, nggak karuan. Sampai Tanti kepikiran mau ngerjain Abang, eh malah dia yang kena balik sama mamanya sendiri."
Dede kembali tertawa mengingat cerita itu.
"Terus ide pura - pura sakit ini sejak kapan terpikir?" tanyanya.
"Sebenarnya dari seminggu lalu aku sudah kepikiran. Antara bilang sakit atau bilang Mama mendadak ngajak pergi. Tapi kalau melibatkan Mama, aku takut plot twist kayak kasus Tanti