Namun tiba-tiba tangannya terangkat.
"Ini bagus," katanya sambil menunjuk sebuah kalung berlian dengan desain sederhana tetapi elegan. Liontinnya kecil, tidak berlebihan, tetapi memancarkan kesan anggun.
Ia bahkan tidak ragu - ragu untuk membandingkan terlalu lama dengan yang lain.
"Pilihan Pak Arsya bagus sekali. Ini memang salah satu koleksi terbaik kami," ujar staf itu.
Arsya mengangguk pelan. Ia membayangkan kalung itu melingkar di leher Dede. Bukan sesuatu yang mencolok, tetapi cukup untuk menunjukkan keseriusan dan perhatian.
"Oke, saya ambil ini," katanya mantap.
Staf toko sempat terkejut dalam hati karena keputusan itu begitu cepat. Biasanya pelanggan akan bertanya harga, membandingkan, atau meminta diskon. Namun ekspresi profesional tetap terjaga.
"Baik, Pak. Kami akan beri