Dede mengangkat bahu. "Ya ada lah beberapa temanku. Tapi nggak ada yang seakrab kayaakk aku sama Tanti. Kami memang sering pigi sama - sama pas pulang kuliah, apalagi kalo pulang cepat, kadang kami pigi hangout, nonton juga sesekali. Kadang juga kumpul di rumah salah satu teman, atau di sini. Tapi ya biasa saja., nggak ada yang spesial - spesial, kali, nggak ada yang terlalu dekat, maksudku."
Arsya memperhatikannya serius. "Ada cowoknya juga nggak?"
Dede langsung menatapnya. "Ya pasti ada lah, masa iya temanku cewek semua? Kan teman kuliahku juga ada cowok - cowoknya.”
Nada jawabannya terdengar santai, tapi Arsya menangkap sesuatu di balik itu, sebuah ruang yang belum sepenuhnya ia kenal.
"Mereka harus tahu kamu punya pacar," kata Arsya pelan.
Dede diam saja. Pandangannya lurus ke tel