Arsya membaca sekilas sinopsis di layar. "Yang ini aja."
"Kamu yakin? Nggak baca review dulu?"
"Nggak usah. Random aja."
Dede tertawa kecil. "Kamu ini memang ya ..."
"Kan tadi udah bilang, filmnya nggak penting."
Akhirnya mereka membeli dua tiket untuk film yang bahkan belum pernah mereka dengar sebelumnya. Jadwalnya lima belas menit lagi.
"Popcorn?" tanya Arsya saat mereka berjalan ke konter makanan.
"Pakai nanya."
"Ukuran besar?"
"Jangan. Nanti nggak habis."
"Kita kan berdua."
"Ya tetap aja, kan kita nonton karena masih kekenyagan."
"O iya juga."
Akhirnya mereka membeli satu popcorn ukuran sedang dan dua minuman dingin. Arsya yang membawa minumannya, Dede popcornnya.
Sambil menunggu studio dibuka, mereka duduk di kursi yang disediakan di dekat pintu masuk. Suasananya relati