"Aku nggak mau ada yang bikin kamu mikir macam - macam," lanjut Arsya.
"Kamu ini malah bikin aku malu," sahut Dede cepat.
"Malu kenapa?"
"Karena kesannya aku cemburuan kali, lihatlah papa sandra bilang aku posesif."
Arsya tersenyum tipis. "Memang."
Dede langsung menoleh tajam. "Heh."
"Tapi aku suka."
"Suka apa?"
"Suka kamu cemburu."
Dede mendengus. "Dasar."
Arsya tertawa kecil.
Suasana di dalam mobil perlahan mencair.
Tapi beberapa detik kemudian, Dede kembali bersuara, lebih pelan.
"Kamu nggak kepikiran buat kontak Sandra, kan?"
Pertanyaan itu keluar begitu saja.
Mobil melaju stabil. Arsya tidak langsung menjawab.
Beberapa detik hening.
"Kamu masih mikir ke sana?" tanyanya balik.
"Aku cuma nanya."
Arsya menghela napas pelan.
"Aku pulang jauh - jauh, jet lag, capek, kem