"Dua jam sementara cukup, yang lebih penting ketemu pacar dulu."
"Kamu ini ya…," gumam Dede, tapi kali ini tidak memukul lagi.
Arman geleng - geleng kepala mendengar gombalan adiknya itu.
"Gila juga kau, Sya. Aku betul - betul nggak curiga sama sekali tadi." lalu Arman menoleh ke arah Tanti dan juga ke Dede," Mana aku nyangka waktu di jalan tadi dia nelpon nanyanya detail kali, janjian di mana, jam berapa... katanya mau video call, kupikir betulan ... ck..ck."
Arman masih tidak percaya dia juga kena prank adiknya ini.
"Bikin kaget aja!" ulang Dede lagi.
"Kan memang gitu niat awalnya," jawab Arsya sambil tersenyum.
"Tapi pas denger Tanti bilang klian mau party bertiga kamis besok, aku juga ikut lah, masa Dede sendirian?"
"Halah ... alasan! Aku kan baru bilang itu kemaren, kurasa kau