Dede menoleh.
"Eh, Bang ..."
Valen berdiri di sana dengan senyum tipis. Ia mengenakan kaus hitam sederhana dan jaket tipis. Di belakangnya, beberapa temannya sudah berjalan mencari meja. Mereka melambaikan tangan ke arah Dede sebelum duduk agak jauh.
"Sama siapa?" tanya Valen.
"Ini Bang Arman sama Tanti. Sudah pernah aku ceritakan, kan?"
Valen langsung menyalami Arman dan Tanti. "Valen."
"Arman," jawab Arman singkat.
"Tanti," sahut Tanti, tersenyum ramah.
"Habis dari mana?" tanya Valen ke Dede.
"Aku habis dari rapat baksos. Terus janjian di sini sama Bang Arman sama Tanti juga."
"Oh ..."
"Abang dari mana?" tanya Dede.
"Habis nonton sama orang itu. Nongkrong dulu di sini sebelum pulang."
Percakapan mereka mengalir ringan. sesekali mereka tertawa ketika menceritakan sesuatu yang