"Lain cemana?" tanya Tanti lembut.
"Nggak tahu, aku," jawab Dede jujur. "Ini aja aku sampai keluar ke balkon buat menghirup udara segar. Tapi rasanya kok makin sesak."
Tanti tersenyum kecil di layar. "Kau rindu masa lalu kita, kali."
"Nggak tahu juga ya," gumam Dede. "Tapi memang rasanya terbayang. Berarti sudah lama kali aku nggak ke sini."
"Ya sama lah. Kan tiga tahun yang lalu terakhir kita di sana."
Dede tidak langsung menjawab. Ia memutar kamera belakang, memperlihatkan halaman belakang rumah itu kepada Tanti.
"Taman belakangnya pun masih sama," katanya pelan. "Nggak ada yang berubah."
"Berarti kau kangen juga sama si Arsya, kan?" ujar Tanti santai. "Sudah setahun lebih nggak ketemu."
Begitu nama itu disebut, Dede langsung melotot ke layar.
"Kok cepat kali kau ngambil kesimpu