"Aku bukannya menghayal, lagi coba menganalisa ... Mana tahu, ya kan. Kalau nggak juga nggak apa - apa, kau kan sudah ada Bang Valen. Jadi cemana reaksi Bang Valen, marah dia?"
" Bang Valen nggak marah. Itu yang bikin aku makin nggak enak. Dia cuma diam. Tapi diamnya itu … aku tahu dia kepikiran."
Tanti terdiam beberapa detik di seberang sana.
"Jadi sekarang Arsya tahu pacarmu?"
"Tahu, dan dia kayak … sengaja mau nunjukkan kalau dia kenal aku lebih dulu."
"Halah, itu memang gaya dia dari dulu," dengus Tanti pelan. " Bagus nggak ketahuan kayak apa dia posesifnya sama kau dulu. Lagian dulu kita cuma ketawa - ketawa aja."
"Dulu beda, Tan," jawab Dede lirih. "Sekarang aku punya pacar. Dan aku nggak pernah cerita sejauh itu ke Bang Valen soal Arsya."
"Terus Bang Valen gimana sekarang?"