Tanti langsung berubah serius, seperti seorang sutradara yang sedang memberi arahan adegan.
"Kau telepon dia, awalnya ngomong aja, De, sudah tahu kalau kita mau ke Eropa berdua, kan? Jangan lupa ya bawa baju warna - warna netral, biar kek sama outfit kita. Nanti aku bawa kau ke tempat yang bagus - bagus. Kita bisa makan siang sama - sama. Ada tempat dinner yang romantis kali di Paris, lho. Nanti aku ajak kau ke sana ya. Jangan lupa bawa dress yang bagus biar fotonya cantik. Eh, tapi kalo kopermu berat, jadinya, nanti kita beli di sini aja."
"Ih ..." Arsya tertawa gugup, "... apa nggak aneh aku ngomong gitu?"
"Justru harus aneh, kalo biasa - biasa aja nggak akan ditanggapinya ...percaya kata - kataku," jawab Yanti percaya diri.
"Gitu ya?"
"Kalau kau video call, kan pasti speaker on. Pa