Shaka mengangguk. Pandangannya sempat melayang ke arah kolam, lalu kembali ke Arman.
"Masih sering ke lapangan tembak, bang?"
Arman menoleh. "Masih lah. kan aku masih rutin latihan di klub nembak, cuma kemarin ini dua minggu nggak latihan karena persiapan mau ujian terus kan ujian juga."
"Ikut kompetisi nggak?"
"Belum ada, mungkin dua bulan lagi katanya ada kompetisi tapi di Padang, Nggak tahu boleh apa nggak sama Mama."
"Ikut aja, bilang sama mamanya," Shaka memprovokasi. "Abang juga lagi kepikiran balik lagi. tapi susah banget cari waktunya, Om Demian juga mau .. cuma masih wacana terus nih."
"Abang kan dulu lumayan aktif, kan? Karena diceritakan Papa makanya aku juga terinspirasi ikut nembak kayak Abang," kata Arman. "Pistol sama rifle dua-duanya."
"Iya, lumayan dijadikan hobi,"