Tanti tertawa lepas.
Dede ikut tertawa.
"Ya udahlah," kata Dede akhirnya. "Aku mau mandi dulu."
"Iya."
"Kau sudah mandi?"
"Sudah lah. Klian pulang, langsung mandi, aku."
"Papamu sudah pulang?"
"Belum," jawab Tanti. "Baru jam segini. Nanti habis magrib baru dia pulang."
Dede terdiam sejenak. "Nggak sabar aku nunggu kabar."
"Kan sudah kubilang tadi," ucap Tanti meyakinkan. "Kalau mamakku sudah bilang oke, bapakku pun oke. Cuma biar kelihatan sehati mereka itu, jadi kayak mau berunding dulu lah. Padahal sudah ketok palu."
Dede tersenyum. "Mamak - mamak memang gitu."
"Mamakku memang suka drama sikit, kalo jadi artis Medan mungkin diatas Raline Syah sikit, tapi sayangnya gagal," sahut Tanti lalu tertawa, "... tapi hatinya lembut. Kau pun sudah tahu."
"Mamaku pun sama aja," balas De